GridHype.ID — JAKARTA – Tim Nasional Sepak Bola China memutuskan untuk tidak berpartisipasi dalam FIFA ASEAN Cup 2026. Keputusan ini diambil karena federasi sepak bola China memilih untuk fokus menghadapi tim-tim yang dianggap lebih kuat dalam rangkaian laga uji coba.
Alih-alih mengikuti turnamen regional, Timnas China justru menggelar serangkaian pertandingan persahabatan di kandang sendiri melawan Maldives, Selandia Baru, Palestina, dan Tajikistan. Namun, strategi ini berujung pada hasil yang mengecewakan.
Dari lima pertandingan yang dimainkan, China hanya mampu meraih satu kemenangan atas Maldives dengan skor 3-0. Sisanya, mereka menelan kekalahan. Selandia Baru berhasil mengalahkan China dengan skor 0-3, diikuti oleh Palestina yang menang telak 0-5, dan Tajikistan yang memetik kemenangan 0-1.
Media-media di China tak pelak lagi melancarkan kritik tajam terhadap performa tim nasionalnya. Sina melaporkan bahwa kekalahan dari Tajikistan ini merupakan kali pertama bagi China setelah enam pertemuan. Sementara itu, Palestina juga mencatatkan sejarah baru dengan kemenangan perdana mereka atas timnas China.
Lebih lanjut, media tersebut menyoroti fakta bahwa China kebobolan sembilan gol tanpa mampu mencetak satu pun gol dalam tiga pertandingan terakhir. Kondisi ini dinilai tidak dapat diterima oleh para pengamat sepak bola di sana.
Sohu menuliskan bahwa rentetan kekalahan ini merupakan rekor terburuk dalam sejarah sepak bola China dan menjadi bukti nyata dari krisis permainan yang sedang dihadapi tim. Performa buruk ini juga membuat pelatih Xiao Zai berada di bawah sorotan.
Situasi ini tentu menjadi pukulan berat bagi China yang dijadwalkan akan berlaga di Piala Asia 2027. Di turnamen tersebut, China tergabung di Grup C bersama Iran, Suriah, dan Kirgistan. Para pendukung timnas China pun tidak memasang harapan tinggi menyusul hasil minor di laga-laga uji coba.
Kekalahan-kekalahan dalam laga uji coba tersebut berdampak langsung pada peringkat FIFA China. Timnas China dilaporkan turun enam strip dalam ranking FIFA terbaru, dan kini menduduki peringkat ke-96 dunia.
