GridHype.ID — Manchester City telah resmi mengajukan banding atas dakwaan pelanggaran aturan finansial yang diajukan oleh Premier League. Klub berjuluk The Sky Blues ini menegaskan posisinya bahwa mereka tidak bersalah atas tuduhan yang dilayangkan.
Komisi Independen Premier League sebelumnya menyatakan Manchester City bersalah atas 114 dari 115 dakwaan yang mencakup periode antara tahun 2009 hingga 2018. Pelanggaran tersebut diduga meliputi penggelembungan nilai sponsor, laporan keuangan yang tidak akurat, pelanggaran batasan pengeluaran yang ditetapkan Premier League dan UEFA, serta tidak kooperatif selama proses penyelidikan.
Menanggapi hal ini, Manchester City membantah keras semua tuduhan yang diarahkan kepada mereka. Klub menyatakan bahwa terdapat kesalahan material yang jelas, baik dari segi hukum, prinsip, maupun fakta, yang dilakukan oleh Komisi Independen Premier League.
Banding komprehensif telah dikirimkan oleh Manchester City pada Kamis malam waktu setempat. Dalam pernyataan resminya, klub menegaskan, “Posisi tegas Klub adalah bahwa, berdasarkan berbagai alasan, pendapat tersebut mengandung kesalahan material yang jelas, baik hukum, prinsip, maupun fakta, dan tidak aman.” Pernyataan tersebut juga menambahkan, “Klub tidak bersalah atas tuduhan yang dibuat oleh Premier League dan terdapat bukti yang tak terbantahkan untuk mendukung semua posisinya, terkait dengan kasus ini.”
Manchester City juga menyatakan akan tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Jika seluruh proses hukum diikuti, keputusan akhir terkait masalah pelanggaran finansial ini diperkirakan baru akan keluar pada akhir tahun 2026.
Apabila terbukti bersalah secara hukum, Manchester City dapat menghadapi sanksi berat. Ancaman hukuman yang mungkin diterima meliputi pengurangan poin, larangan melakukan transfer pemain, denda, hingga sanksi terberat seperti degradasi dari liga atau pencabutan gelar juara.
