— Jakarta – Ketegangan mewarnai Timnas Portugal ketika Cristiano Ronaldo dan pelatih Jorge Jesus terlibat perselisihan. Insiden ini terjadi hanya beberapa bulan setelah keduanya berhasil membawa Al Nassr meraih gelar juara di Arab Saudi.

Drama antara Ronaldo dan Jesus mencuat setelah laga antara Norwegia dan Portugal, yang berakhir dengan kemenangan Portugal 2-1. Dalam pertandingan tersebut, CR7 tidak diturunkan oleh Jesus.

Keputusan Jesus untuk tidak memainkan Ronaldo kabarnya memicu kemarahan sang bintang. Pemain berusia 41 tahun itu terlihat menunjukkan kekesalan di pinggir lapangan dan langsung menuju lorong stadion tanpa menunggu pertandingan usai.

Sebagai imbas dari tidak dimainkannya dalam laga tersebut, Ronaldo dilaporkan meminta pertemuan dengan petinggi federasi sepak bola Portugal. Keputusan ini diambil karena ini adalah pertama kalinya ia tidak bermain untuk timnas, meskipun masuk dalam skuad, dalam kurun waktu 18 tahun terakhir.

Perselisihan tidak berhenti di situ. Menjelang laga melawan Denmark, Cristiano Ronaldo absen dari sesi latihan dan memilih untuk meninggalkan kamp pelatihan timnas Portugal. Ia langsung terbang ke Madrid menggunakan jet pribadinya.

Tak lama setelah tiba di Madrid, mantan pemain Sporting, Manchester United, Real Madrid, dan Juventus itu mengeluarkan pernyataan yang mengindikasikan kekecewaannya. Momen-momen kebahagiaan di Al Nassr seolah sirna di tengah perseteruan di Timnas Portugal.

Sebelumnya, Ronaldo dan Jesus bekerja sama di Al Nassr dan berhasil meraih gelar juara liga. Jorge Jesus, yang bergabung pada musim 2025/2026, sukses membawa Al Nassr meraih Saudi Pro League, mengakhiri puasa gelar klub sejak tahun 2019. Di bawah polesan Jesus, Ronaldo juga berhasil memenangkan trofi liga sejak kedatangannya di Arab Saudi pada tahun 2022. Selama semusim bersama Jesus, Ronaldo menunjukkan ketajamannya dengan mencetak 30 gol di semua kompetisi.

Namun, momen-momen bahagia tersebut kini berbanding terbalik di Timnas Portugal. Ronaldo dikabarkan kecewa karena tidak dimainkan oleh Jesus saat melawan Norwegia.

Jorge Jesus sempat memberikan penjelasan mengenai keputusannya menyimpan Ronaldo, menyatakan bahwa itu murni alasan taktik. Ia bahkan mengisyaratkan kemungkinan untuk kembali mencadangkan Ronaldo pada laga melawan Denmark.

“Saya bahkan sudah sepakat dengannya bahwa dia akan masuk pada setengah jam terakhir, tetapi pertandingan tidak mengharuskannya,” kata Jesus kepada stasiun televisi Portugal, RTP. “Goncalo Ramos bermain bagus, dia sudah mencetak satu gol dan satu gol lainnya dianulir. Saya merasa itu bukan saat yang tepat untuk menggantikannya. Bukan untuk melindunginya secara fisik, karena dia dalam kondisi yang memungkinkan untuk bermain selama yang saya inginkan. Pertandingan berjalan sesuai alurnya dan itu bukan lagi saat yang tepat untuk memasukkan Cris. Sebaliknya, dibutuhkan pemain lain untuk menjamin keseimbangan dan hasil akhir,” ungkapnya.

Akibatnya, Ronaldo memutuskan untuk meninggalkan kamp pelatihan. Jorge Jesus dilaporkan sempat berusaha mengejarnya ke bandara namun tidak berhasil membujuknya untuk bertahan.

Sementara itu, Ronaldo berjanji akan memberikan penjelasan mengenai alasan sebenarnya di balik keputusannya. Ia menyatakan akan tetap mendukung rekan-rekan setimnya di Portugal saat melawan Denmark dan Norwegia.

“Saya memutuskan meninggalkan kamp latihan Timnas Portugal, setelah sesi jumpa pers tim nasional, dan juga usai berbicara dengan presiden federasi sepakbola Portugal,” ujar Cristiano Ronaldo di akun X. “Jika waktunya tiba, saya akan jelaskan apa alasan yang membuat saya akhirnya meninggalkan timnas, di mana saya selalu membela sepenuh hati. Kini saatnya mendoakan yang terbaik untuk Portugal dan seluruh rekan setim saya tanpa terkecuali,” sambungnya.