— Cristiano Ronaldo memutuskan meninggalkan kamp latihan Timnas Portugal menjelang pertandingan melawan Denmark di UEFA Nations League. Keputusan ini mendapat dukungan penuh dari sang kakak, Elma Aveiro.

Pemain berusia 41 tahun itu meninggalkan pusat latihan tim dan kembali ke Madrid pada Kamis (1/10/2026) dini hari WIB. Keputusan kontroversial ini disebut-sebut dipicu oleh perselisihan dengan pelatih Portugal, Jorge Jesus. Ronaldo sebelumnya tidak dimainkan dalam laga melawan Norwegia akhir pekan lalu.

Pernyataan Jorge Jesus mengenai Ronaldo dalam sebuah konferensi pers juga dikabarkan memengaruhi keputusan sang pemain. Ronaldo merasa dikhianati oleh pelatih yang diklaim ingin meminta maaf secara publik karena tidak menurunkannya dalam pertandingan melawan Norwegia.

Elma Aveiro, yang berusia 53 tahun, menyatakan dukungannya terhadap keputusan adiknya. Ia berpendapat bahwa Ronaldo pantas mendapatkan perlakuan yang lebih terhormat dari tim nasional. “CR7 pantas mendapatkan lebih banyak rasa hormat. Tim nasional pantas mendapatkan lebih banyak struktur. Jurnalisme Portugal pantas mendapatkan lebih banyak kompetensi dan lebih sedikit spekulasi,” tulis Elma di Instastory.

Lebih lanjut, Elma menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap sebagian masyarakat Portugal. “Adapun rakyat Portugal, yah… mereka tidak pantas mendapatkan yang terbaik dalam hal apa pun. Kita iri hati, meremehkan, bodoh, dan kita pantas kembali ke keadaan biasa-biasa saja seperti sebelum era CR7 di sepakbola.”

Unggahan tersebut ditutup dengan ucapan terima kasih dan apresiasi untuk Ronaldo. “Terima kasih untuk semuanya, CR7! Kamu pantas mendapatkan lebih!”, tulis Elma Aveiro.

Dengan keputusannya meninggalkan kamp timnas, Cristiano Ronaldo kini berpotensi menghadapi sanksi skorsing. Beberapa pihak menilai bahwa karier sang bintang Al Nassr di kancah internasional mungkin telah berakhir.