— Stavanger – Gelandang Bayern Munich, Michael Olise, harus menerima kartu merah dalam pertandingan Liga Champions melawan Viking. Aksi emosional yang dilakukannya berujung pada pengusiran dari lapangan, sekaligus mengubah jalannya pertandingan yang berakhir imbang.

Pertandingan yang digelar di Viking Stadion, Stavanger, Norwegia, pada Rabu (14/10) dini hari WIB, menyajikan duel sengit antara Bayern Munich dan Viking. Raksasa Bundesliga itu harus puas dengan hasil imbang 3-3, dan bahkan harus bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-74.

Bayern sempat tertinggal dua gol di awal pertandingan sebelum Harry Kane berhasil menyamakan kedudukan. Luis Diaz bahkan sempat membawa timnya berbalik unggul. Namun, momentum positif Bayern terhenti ketika Olise diusir wasit Georgi Kabakov.

Insiden yang berujung kartu merah bermula saat Olise menerima kartu kuning pertama karena menarik baju pemain Viking. Tak lama berselang, dalam emosi yang memuncak, Olise kembali melakukan pelanggaran dengan melempar bola ke muka kapten Viking, Zlatko Tripic. Aksi konyol tersebut langsung diganjar kartu kuning kedua, yang berarti kartu merah, memaksa pemain berusia 24 tahun itu meninggalkan lapangan.

Kehilangan satu pemain membuat Bayern Munich kesulitan mempertahankan keunggulannya. Herman Haugen berhasil memanfaatkan situasi tersebut untuk mencetak gol penyeimbang bagi Viking, sehingga pertandingan berakhir dengan skor 3-3.

Usai pertandingan, kapten Bayern Munich, Harry Kane, menyayangkan kartu merah yang diterima Olise. Ia menilai bahwa bermain dengan sepuluh orang secara signifikan mengubah jalannya laga, terutama setelah timnya menampilkan performa yang baik di babak kedua.

“Kami jelas kecewa. Kami memulai pertandingan dengan cara yang paling buruk. Di babak kedua, penampilan kami jauh lebih baik, kami menemukan ritme permainan dan tampil tajam di depan gawang. Namun, kartu merah itu benar-benar mengubah jalannya pertandingan,” kata Kane, mengutip situs resmi UEFA.

Meskipun demikian, Kane tetap mengakui kualitas Viking sebagai tim yang tangguh. Ia menyoroti bagaimana Viking mampu memanfaatkan kesalahan yang dibuat oleh Bayern untuk mencetak gol.

“Kami membuat terlalu banyak kesalahan saat bertanding tandang melawan tim yang tangguh. Viking bermain solid di lini pertahanan dan menunggu peluang mereka. Namun, menurut saya, kami telah menunjukkan di babak kedua seperti apa tim kami sebenarnya. Seharusnya kami bisa menang dengan penampilan seperti itu, tapi pada akhirnya kami puas dengan satu poin dan harus menatap ke depan,” jelas penyerang asal Inggris itu.

Tambahan satu poin dari laga ini membuat Bayern Munich gagal mengamankan posisi papan atas klasemen sementara Liga Champions. Saat ini, wakil Jerman itu menduduki peringkat keempat dengan total 4 poin, dan terancam digusur oleh tim lain yang baru akan memainkan pertandingan mereka.