GridHype.ID — Manuel Neuer tidak berupaya mencari kambing hitam atas gol tercepat yang pernah tercipta dalam sejarah Bundesliga, yang berawal dari kesalahannya. Kiper senior Bayern Munich itu menyebut blunder tersebut sebagai sebuah kekonyolan, namun ia tetap memiliki keyakinan bahwa timnya mampu membalikkan keadaan.
Pertandingan antara Bayern Munich melawan Augsburg di WWK Arena, Sabtu (10/10/2026), berakhir dengan skor imbang 2-2. Kesalahan fatal Neuer terjadi di awal laga, yang dimanfaatkan oleh Robin Fellhauer untuk mencetak gol hanya dalam waktu 8,37 detik.
Saat itu, Neuer berusaha mengangkat bola melewati Fellhauer yang melakukan pressing ketat. Namun, si kulit bundar justru lepas dari kontrolnya dan jatuh tepat di kaki pemain Augsburg tersebut. Tanpa pengawalan berarti, Fellhauer dengan mudah menceploskan bola ke dalam gawang yang kosong.
“Gol pertama yang kami kebobolan adalah kesalahan konyol dari saya,” ujar Neuer, sebagaimana dilaporkan oleh ESPN.
Meskipun demikian, kiper berusia 40 tahun itu mengungkapkan rasa optimistisnya bahwa Bayern masih bisa bangkit. Ia beralasan gol tersebut terjadi di menit-menit awal pertandingan.
“Saya masih punya harapan karena itu baru menit pertama. Peluang kami untuk membalikkan keadaan masih besar. Saya rasa kami punya peluang, tetapi tidak mampu memanfaatkannya,” tambahnya.
Bayern memang menunjukkan kemampuan untuk bangkit setelah tertinggal. Ismael Saibari berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-55. Namun, keunggulan kembali diraih Augsburg melalui gol Rodrigo Ribeiro pada menit ke-64. Nathaniel Brown akhirnya menyelamatkan Bayern dari kekalahan dengan mencetak gol penyeimbang pada menit ke-80.
Dengan hasil imbang ini, Bayern Munich kini mengumpulkan total 11 poin dari lima pertandingan yang telah dilakoni. Puncak klasemen Bundesliga masih dipegang oleh Borussia Dortmund yang berhasil mengumpulkan 13 poin.
