GridHype.ID — JAKARTA – Legenda sepak bola Prancis, Bixente Lizarazu, menyoroti konflik yang melibatkan Cristiano Ronaldo dengan Timnas Portugal. Menurutnya, ego besar yang dimiliki CR7 kini justru mencoreng citranya sendiri.
Ronaldo dikabarkan berselisih dengan pelatih Timnas Portugal, Jorge Jesus, setelah tidak dimainkan dalam laga kandang melawan Norwegia. Pemain berusia 41 tahun tersebut merasa dikhianati oleh sang pelatih.
Ketidakpuasan Ronaldo tidak berhenti pada kekesalan. Ia bahkan dilaporkan meninggalkan kamp latihan Timnas Portugal jelang pertandingan melawan Denmark. Bintang Al Nassr ini tidak hadir dalam sesi latihan sebelum akhirnya terbang dari Kopenhagen menuju Madrid menggunakan pesawat pribadi.
Keputusan Ronaldo meninggalkan pemusatan latihan tim nasional memunculkan pertanyaan mengenai masa depannya bersama Portugal. Banyak pihak menduga CR7 telah memainkan pertandingan terakhirnya untuk Selecao das Quinas dan akan segera pensiun dari kancah internasional.
Bixente Lizarazu, yang merupakan bagian dari timnas Prancis saat menjuarai Piala Dunia 1998, turut memantau situasi tersebut. Ia berpendapat bahwa ambisi besar Ronaldo untuk memecahkan rekor justru menjadi bumerang baginya saat ini.
“Yang sulit ketika Anda seorang pemain yang menua, dan terutama ketika Anda adalah Cristiano Ronaldo dan telah membangun citra sebagai sosok yang tak terkalahkan, adalah tidak menerima kenyataan bahwa Anda menjadi kurang kuat, kurang cepat, dan sayangnya itulah kehidupan,” kata Lizarazu, seperti dikutip dari O Jogo.
Lizarazu menambahkan, penting bagi pemain untuk dilibatkan dalam percakapan mengenai peran mereka. “Jika ada percakapan antara dia, pelatih, dan Federasi untuk memastikan semuanya berjalan dengan baik dan mereka mengatakan kepadanya: ‘Anda penting bagi saya, tetapi Anda akan bermain sebagian dari pertandingan ini dan di laga lain saya akan membantu Anda pulih’. Pemain perlu dilibatkan dan tahu persis apa yang diharapkan darinya. Jika, di sisi lain, Anda mengatakan kepadanya bahwa dia akan bermain dan kemudian dia tidak bermain, kepercayaan diri akan hilang,” jelasnya.
Menurut Lizarazu, ego yang menjadikan Cristiano Ronaldo sebagai bintang sepak bola saat ini, justru berpotensi menjadi musuh terburuknya. “Karena ‘aku’ itulah dia menjadi Cristiano Ronaldo, karena egonya membuatnya bekerja keras untuk memecahkan semua rekor. Namun Anda mencapai titik di mana itu adalah musuh terburuk Anda,” ujar Lizarazu.
“Itu adalah kekuatan Anda, tetapi saat ini menjadi musuh terburuk Anda karena Anda sudah berusia seperti sekarang dan Anda akan berakhir di kuburan gajah, saya jamin!” tegasnya.
