GridHype.ID — JAKARTA – Manchester United berpotensi mendapatkan limpahan gelar juara Premier League musim 2011/2012. Namun, Michael Carrick, yang merupakan bagian dari skuad Setan Merah saat itu, memilih untuk tidak banyak berkomentar mengenai hal tersebut.
Kasus dugaan pelanggaran laporan keuangan yang menjerat Manchester City kini bergulir. Komisi independen Premier League menyatakan bahwa The Citizens bersalah atas 114 dari 115 tuduhan. Imbasnya, beberapa gelar juara liga yang diraih Man City berpotensi dicabut.
Salah satu gelar yang kini disorot adalah Premier League musim 2011/2012. Musim tersebut dikenal dramatis karena Manchester United dan Manchester City finis dengan poin sama, yaitu 89. Gelar juara akhirnya jatuh ke tangan Man City berkat keunggulan selisih gol, yang ditentukan oleh gol pada detik-detik akhir pertandingan.
Seiring dengan skandal pelanggaran aturan finansial yang terjadi pada rentang 2009 hingga 2018, gelar juara musim 2011/2012 itu kini masuk dalam daftar yang terancam dicabut dari Man City.
Menanggapi potensi ini, Michael Carrick, yang kini menjabat sebagai manajer Manchester United, menyatakan bahwa hal tersebut tidak akan mengubah memori masa lalu. “Saya rasa itu tidak mengubah perasaan Anda pada momen tersebut. Anda tidak bisa memutarnya kembali, jadi ke mana pun arah keputusan ini nantinya, dan saya sebenarnya tidak ingin membahas ke mana arah keputusan itu bisa berujung, tetapi entah pada akhirnya kami berhasil mendapatkan… [sebuah trofi], itu tidak akan mengubah momen tersebut, kami tidak bisa mendapatkannya kembali,” ujar Carrick, dikutip dari Manchester Evening News.
Manchester City sendiri masih akan berupaya melakukan banding terhadap putusan terkait pelanggaran aturan finansial tersebut.
