— Manchester United harus menelan pil pahit setelah gagal mempertahankan keunggulan dan harus puas bermain imbang melawan Tottenham Hotspur. Padahal, MU sempat memimpin berkat gol Bryan Mbeumo pada menit ke-73. Keunggulan ini bertahan hingga memasuki masa injury time, ditambah lagi Tottenham harus bermain dengan 10 orang.

Insiden yang membuat Tottenham kehilangan satu pemain terjadi ketika Rodrigo Bentancur dikartu merah lima menit setelah MU mencetak gol. Bentancur dinilai menanduk Luke Shaw, yang membuat situasi seharusnya sepenuhnya dalam kendali Setan Merah.

Namun, dalam sebuah serangan yang dibangun Tottenham, bola lambung dari Sandro Tonali di sisi kiri mengarah ke tengah kotak penalti. Dominic Solanke berada di sana dan dikawal ketat oleh Lisandro Martinez. Sayangnya, Martinez gagal mengawal Solanke, yang kemudian membelokkan bola ke dalam gawang hanya dengan sedikit sentuhan. Skor pun kembali imbang di menit ke-92 dan bertahan hingga akhir pertandingan.

Manajer MU, Michael Carrick, menilai timnya sudah bangkit dengan baik dari tekanan Tottenham di babak pertama. Ia menyatakan bahwa para pemain mampu mengambil alih kendali permainan setelah turun minum, namun belum berhasil mengelola pertandingan dengan baik.

“Pertandingan ini berjalan dengan dinamika yang beragam. Awalnya kami kesulitan, karena berbagai alasan, performa kami belum di titik maksimal. Terlihat jelas situasinya menantang,” ujar Carrick kepada BBC.

“Namun, para pemain perlahan mampu menguasai permainan. Menurut saya, di babak kedua kami tampil lebih baik dalam segala aspek. Setelah berhasil mengendalikan laga sesuai keinginan dan berada dalam posisi yang begitu menguntungkan, seharusnya kami bisa menuntaskannya dengan baik. Kami harus mampu mengelola situasi-situasi seperti itu,” tambahnya.

Hasil imbang ini membuat Manchester United tertahan di peringkat ke-12 klasemen Liga Inggris. MU baru mengumpulkan enam poin dari enam pertandingan yang telah dilakoni, sehingga tekanan terhadap Michael Carrick semakin menguat.