— Pelatih Tim Nasional Argentina, Lionel Scaloni, menegaskan bahwa timnya tidak akan mengubah gaya bermain meskipun Lionel Messi telah memutuskan pensiun dari timnas. Messi dijadwalkan akan memainkan pertandingan perpisahannya bersama La Albiceleste dalam laga persahabatan melawan Benin di Estadio Monumental pada 6 Oktober 2026.

Keputusan Messi untuk pensiun dari timnas mengakhiri era panjangnya bersama Argentina, yang dimulai sejak debutnya di tim senior pada tahun 2005 saat berusia 18 tahun. Selama membela timnas, Messi menjelma menjadi tulang punggung utama dan ikon tim, sebelum akhirnya memutuskan untuk gantung sepatu dari panggung internasional di usia 39 tahun.

Sepanjang kariernya bersama Argentina, Messi mencatatkan 207 penampilan dan mencetak 125 gol. Ia juga berhasil mempersembahkan dua gelar Copa America dan satu trofi Piala Dunia untuk negaranya. Kepergiannya tentu menjadi kehilangan besar bagi timnas, mengingat pengaruhnya yang sangat signifikan baik di dalam maupun di luar lapangan.

Meskipun mengakui bahwa Messi adalah sosok yang tak tergantikan, Scaloni menyatakan komitmennya untuk tetap mempertahankan filosofi permainan tim. “Leo Messi tak tergantikan, namun kami akan mencari cara untuk tetap bermain dengan gaya yang sama-mengandalkan penguasaan bola, operan pendek, dan bergerak menuju gawang,” ujar Scaloni, seperti dikutip dari Sportskeeda.

Scaloni menyadari bahwa mempertahankan gaya bermain tersebut tanpa kehadiran Messi akan menjadi tantangan besar. Ia berharap para pemain muda yang baru dipanggil ke dalam skuad dapat beradaptasi dengan cepat terhadap gaya permainan yang telah dikembangkannya. “Tantangannya adalah untuk terus bermain dengan cara ini dan memastikan para pemain muda yang baru bergabung memahami bahwa inilah gaya permainan kami,” jelas Scaloni.