— Como – Nico Paz menjelma menjadi bintang saat Como 1907 meraih kemenangan impresif atas Manchester United di Liga Champions. Gelandang serang asal Argentina ini menunjukkan performa memukau yang mengingatkan pada Lionel Messi.

Pertandingan yang digelar di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada Rabu (21/10) malam WIB ini berakhir dengan skor 4-1 untuk kemenangan Como 1907. Nico Paz menjadi aktor utama dengan mencetak dua gol dan menyumbangkan satu assist.

Pemain berusia 22 tahun itu membuka keunggulan Como hanya dua menit setelah peluit kick-off dibunyikan, melalui tendangan kaki kiri yang indah. Ia kemudian menjadi kreator gol kedua Anastasios Douvikas sebelum menambah pundi-pundi golnya sendiri pada menit ke-57.

Gol terakhir Como dicetak oleh Jacobo Ramon, sementara Manchester United hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol Joshua Zirkzee.

Torehan dua gol dan satu assist dari Nico Paz ini mencatatkan rekor manis baginya. Menurut data Opta, jebolan akademi Real Madrid ini menjadi pemain Argentina termuda kedua yang mampu berkontribusi tiga gol dalam satu pertandingan Liga Champions.

Nico Paz mencapai prestasi ini pada usia 22 tahun 43 hari. Ia hanya kalah dari Lionel Messi, yang pernah mencatatkan kontribusi serupa di Liga Champions pada usia 21 tahun, saat menghadapi Bayern Munich.

Performa gemilang Nico Paz membuatnya kerap disebut sebagai calon pewaris nomor punggung 10 Lionel Messi di Timnas Argentina, terutama setelah La Pulga memutuskan pensiun.

Dalam pertandingan melawan Manchester United, Nico Paz mendapatkan rating hampir sempurna dari Sofascore, yaitu 9.9. Ia melepaskan empat tembakan yang seluruhnya on target, menciptakan satu assist dan satu peluang gol, serta menunjukkan kontribusi defensif dengan tekel sukses 100 persen dari dua percobaan.

Secara total di musim ini, Nico Paz telah mencatatkan lima gol dari tiga penampilan di Liga Champions. Tiga kontribusinya adalah assist, di mana dua di antaranya ia cetak saat Como 1907 mengalahkan RB Leipzig di laga perdana.

“Ini adalah salah satu malam paling istimewa dalam hidup dan karier saya, baik bagi saya maupun bagi klub. Malam ini sungguh bersejarah karena kami bertanding melawan salah satu klub terbaik sepanjang masa, dan bisa meraih hasil ini di kandang sendiri sungguh luar biasa. Kami sangat puas dengan penampilan kami,” ujar Nico Paz, dikutip dari situs resmi klub.

Ia menambahkan, “Saya merasa sangat nyaman di lapangan. Saya sangat menikmati pertandingan ini. Saya dikelilingi oleh rekan-rekan setim yang luar biasa, dan hal itu memungkinkan saya untuk bermain sesuai gaya saya. Saya sangat senang bisa bermain di tim ini, juga berkat staf yang memberikan saya banyak kepercayaan diri.”

Hasil ini membuat Manchester United harus turun ke peringkat 23 klasemen sementara dengan baru mengoleksi 3 poin. Sementara itu, Como 1907 menempati peringkat 10 dengan raihan 6 poin.