GridHype.ID — Jakarta – Aston Villa sukses menaklukkan Manchester City dengan skor 2-1 dalam lanjutan Liga Inggris musim 2026/2027. Pertandingan yang digelar di Villa Park pada Sabtu (24/10/2026) tersebut tidak hanya memperpanjang catatan positif Villa atas tim tamu, tetapi juga menyoroti masalah pertahanan yang dialami skuad asuhan Enzo Maresca.
Gol kemenangan Aston Villa dicetak oleh Nicolas Jackson melalui dua lesakannya, masing-masing pada menit keenam dan ke-60. Manchester City sempat berhasil menyamakan kedudukan melalui Erling Haaland pada menit ke-52, namun akhirnya harus pulang dengan tangan hampa.
Catatan statistik dari Opta menunjukkan bahwa Aston Villa menjadi tim pertama yang berhasil mengalahkan Manchester City dalam tiga pertemuan Premier League secara beruntun sejak Liverpool melakukannya pada Desember 2016. Saat itu, The Reds mampu meraih empat kemenangan berturut-turut.
Peran Villa dalam beberapa kekalahan terakhir City juga cukup signifikan. Tiga dari lima kekalahan terbaru Manchester City di Premier League terjadi saat mereka berhadapan dengan Aston Villa. Tren negatif ini diperparah dengan catatan empat kekalahan beruntun City dalam laga tandang liga melawan Villa, sebuah rekor yang terakhir kali mereka alami saat menghadapi Tottenham Hotspur pada Februari 2023.
Pertahanan Manchester City Mulai Rapuh?
Statistik kebobolan Manchester City menunjukkan adanya penurunan performa. Setelah hanya kemasukan delapan gol dalam sembilan pertandingan awal di semua kompetisi musim 2026/2027, City kini tercatat kebobolan sembilan gol dalam empat pertandingan terakhir.
Kesalahan individu pemain juga menjadi sorotan tajam. Sejak awal musim lalu, data menunjukkan bahwa hanya Bart Verbruggen yang membuat lebih banyak kesalahan berujung gol di Premier League dibandingkan dengan Gianluigi Donnarumma dan Marc Guéhi. Verbruggen tercatat melakukan lima kesalahan yang berujung gol, sementara Jan Paul van Hecke dan Robin Roefs masing-masing mencatat empat kali. Donnarumma dan Guéhi berada di angka tiga kesalahan.
Pada laga melawan Villa, Marc Guéhi melakukan kesalahan fatal saat mengontrol bola yang berujung pada gol pembuka Nicolas Jackson. Gol kedua Villa tercipta setelah Gianluigi Donnarumma gagal mengamankan tembakan Jackson dengan baik.
Brace Nicolas Jackson
Dua gol yang dicetak Nicolas Jackson ke gawang Manchester City menjadi catatan tersendiri bagi sang pemain. Menurut data Opta, ini adalah kali pertama sejak September 2024 ia berhasil mencetak dua gol dalam satu pertandingan di kancah lima liga top Eropa.
Sebelumnya, saat masih membela Chelsea, Jackson terakhir kali mencetak brace ketika menghadapi West Ham United pada September 2024. Gol ganda tersebut tidak hanya memastikan kemenangan bagi Villa, tetapi juga menambah catatan buruk Manchester City saat melakoni laga tandang ke Villa Park.
