GridHype.ID — Lamine Yamal kembali menunjukkan performa memukau yang membuat decak kagum. Pelatih Tim Nasional Spanyol, Luis de la Fuente, bahkan secara terbuka menyebut pemain muda tersebut memiliki potensi besar untuk menjadi legenda timnas. Prediksi ini muncul menyusul penampilan impresif Yamal dalam kemenangan 3-1 atas Republik Ceko di ajang UEFA Nations League 2026/2027.
Gol pembuka keunggulan Spanyol dicetak oleh Yamal pada menit keenam pertandingan. Aksi khasnya terlihat saat ia bergerak dari sisi kanan lapangan menuju tengah, sebelum melepaskan tendangan melengkung kaki kiri yang tak mampu diantisipasi kiper lawan dan bersarang di pojok atas gawang.
Gol tersebut menandai catatan istimewa bagi Yamal, yaitu gol ketiga secara beruntun yang ia cetak untuk timnas Spanyol. Sebelumnya, ia juga berhasil mencetak gol dalam dua laga La Roja melawan Inggris dan Kroasia. Total, Yamal telah mengumpulkan empat gol dalam tiga pertandingan Nations League musim ini, sebuah pencapaian luar biasa bagi pemain seusianya.
Penampilan gemilang Yamal ini sontak membuat Luis de la Fuente terkesima. Sang pelatih menilai bahwa pemain berusia 19 tahun tersebut masih memiliki ruang yang sangat luas untuk berkembang menjadi lebih baik lagi di masa depan.
“Lamine tidak pernah berhenti membuat kami semua terkejut. Dia memiliki begitu banyak talenta dan kualitas,” ungkap De la Fuente, seperti dilansir ESPN. “Dia masih memiliki banyak hal untuk diberikan kepada kami. Perjalanan untuk melihat Lamine dalam performa terbaiknya masih panjang, meskipun dia terus mencetak gol-gol luar biasa seperti ini.”
Performa impresif Yamal semakin mempertebal keyakinan De la Fuente terhadap masa depan sang pemain. Pelatih timnas Spanyol itu secara gamblang menyatakan bahwa Yamal sedang berada di jalur yang tepat untuk mengukir sejarah sebagai seorang legenda.
“Dia melakukan semuanya dengan baik. Jika dia bukan yang terbaik, itu karena persaingan dengan pemain-pemain Spanyol lainnya. Bagaimanapun, dia pasti salah satu yang terbaik,” tegas De la Fuente. “Lamine sedang dalam perjalanan untuk menjadi seorang legenda.”
