— Buenos Aires – Laga persahabatan antara Argentina melawan Benin di Stadion Monumental, Buenos Aires, Rabu (7/10/2026) pagi WIB, akan menjadi panggung terakhir bagi Lionel Messi berseragam Albiceleste. Bek Benin, Tijani Mohamed, mengaku timnya tidak akan memberikan pengawalan khusus kepada megabintang Inter Miami tersebut.

Pertandingan ini menandai akhir dari 21 tahun perjalanan gemilang Messi bersama tim nasional Argentina. Selama 207 penampilan, pemain berusia 39 tahun itu telah mempersembahkan 4 trofi, termasuk gelar prestisius Piala Dunia 2026.

Menghadapi momen bersejarah bagi Messi, Mohamed menyatakan bahwa fokus utama Benin adalah menikmati pertandingan tersebut. Ia bahkan mengungkapkan bahwa mengawal Messi secara ketat bukanlah prioritasnya.

“Anda tidak perlu mengawal Messi. Kami hanya akan menikmati pertandingan ini. Saya akan memandangnya seperti ini, ‘Messi, kamu adalah Tuhan’,” ujar Mohamed kepada TV Argentina.

Mohamed juga mengaku merupakan penggemar berat Messi dan sempat mendukung Argentina di Piala Dunia 2026. Ia menyayangkan kegagalan Argentina meraih gelar setelah kalah dari Spanyol di final.

“Ya, ya, saya sudah menonton pertandingannya dan itu saja. Sebuah pertandingan bersama Messi dan bagi saya dia adalah yang terbaik di dunia, seperti yang saya katakan pada Anda,” ungkapnya. “Spanyol adalah tim yang sangat tangguh untuk dihadapi, tapi saya ingin Argentina yang menang karena aku sangat menyukai Messi.”

Meskipun demikian, Mohamed tetap menghormati timnya sendiri dan berjanji akan memberikan yang terbaik.

“Benin adalah tim yang sangat, sangat bagus untuk dihadapi, dan saya tidak bisa membicarakan Benin saat ini karena kita harus menikmati pertandingan ini, dan kita akan memberikan segalanya agar perayaan ini berjalan dengan sangat baik,” katanya.