— Chicago – Mantan striker top Robert Lewandowski meyakini Lamine Yamal dan Harry Kane menjadi kandidat terkuat peraih Ballon d’Or 2026, yang pemenangnya akan diumumkan pekan depan. Seremoni penghargaan bergengsi ini akan diselenggarakan di London, Inggris, pada Senin (26/10) malam waktu setempat.

Yamal dan Kane memang digadang-gadang bersaing ketat mengumpulkan suara terbanyak berkat performa apik mereka sepanjang musim lalu. Lamine Yamal tercatat mengemas 24 gol dan 18 assist, yang turut mengantar Barcelona mempertahankan gelar juara LaLiga. Ia juga menjadi pemain penting bagi tim nasional Spanyol dalam memenangi Piala Dunia 2026.

Di sisi lain, Harry Kane juga menunjukkan performa sensasional dengan menceploskan 61 gol untuk Bayern Munich dalam kesuksesan klub tersebut menyapu bersih semua gelar domestik di Jerman. Di level internasional, Kane menyumbang enam gol untuk Inggris yang berhasil finis di posisi ketiga Piala Dunia.

Selain kedua nama tersebut, Michael Olise disebut-sebut sebagai kuda hitam yang patut diperhitungkan. Winger Bayern ini mengemas 22 gol dan 31 assist, serta mencetak tujuh assist untuk tim nasional Prancis yang finis di peringkat keempat Piala Dunia.

Robert Lewandowski, yang pernah meraih penghargaan pemain terbaik FIFA dua kali, mengatakan bahwa persaingan Ballon d’Or dalam beberapa tahun terakhir semakin sulit diprediksi. Ia secara pribadi lebih mendukung Yamal untuk memenangi Bola Emas.

“Tentu saja, aku menjagokan Lamine (Yamal) untuk memenangi Ballon d’Or, karena dia itu menakjubkan, mengingat usianya, tapi tetap saja jika Anda membandingkan sekarang dengan sebelumnya, (persaingan) sedikit beda,” kata Lewandowski kepada the Athletic.

Lebih lanjut, Lewandowski menambahkan, “Menurutku, mungkin jika (Olise) mencetak satu atau dua gol di Piala Dunia, dia akan juga akan jadi favorit untuk meraih Ballon d’Or, dengan Lamine atau dengan Harry Kane.”