— Jakarta – Tim nasional Belanda harus menelan hasil imbang 2-2 saat menghadapi Yunani dalam lanjutan UEFA Nations League di Toumba Stadium, Thessaloniki, Jumat (2/10/2026) dini hari WIB. Tertinggal dua gol di babak pertama, Belanda berhasil bangkit di paruh kedua, namun pelatih Xavi Hernandez mengakui bahwa performa buruk timnya di awal laga adalah kesalahannya.

Belanda tertinggal dua gol dari tuan rumah Yunani pada babak pertama. Menyadari ada yang salah dengan strategi tim, Xavi melakukan tiga pergantian pemain di awal babak kedua. Langkah ini terbukti efektif, dengan Belanda mampu menyamakan kedudukan melalui gol Virgil van Dijk dan Tijjani Reijnders.

Meskipun berhasil menghindari kekalahan, Xavi tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia secara terbuka mengakui bahwa penampilan buruk timnya di babak pertama merupakan tanggung jawabnya sebagai pelatih. “Saya tidak pernah senang dengan hasil imbang. Tapi babak pertama jelek banget,” ujar Xavi seperti dilansir Reuters.

“Itu kesalahan saya sebagai pelatih. Mungkin saya kurang jelas ke para pemain dengan membuat terlalu banyak perubahan,” tambahnya. Xavi menjelaskan bahwa ia telah menyampaikan penyesalannya kepada para pemain saat jeda pertandingan.

“Saya cuma mencoba jujur, karena itulah saya. Saat jeda, saya bilang kepada para pemain persis begini: maaf, karena saya kira ini kesalahan saya. Lupakan babak pertama, sekarang kita akan atur lagi di babak kedua,” ungkap Xavi.

Dengan hasil imbang ini, Belanda kini mengumpulkan lima poin dan menempati peringkat kedua klasemen Grup 2 UEFA Nations League. Belanda baru mencatatkan satu kemenangan dan dua kali meraih hasil imbang dari tiga pertandingan yang telah dijalani.