GridHype.ID — JAKARTA – Bintang sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo, menuai kritik setelah membawa-bawa nama legenda sepak bola Pele dan Diego Maradona dalam klarifikasinya terkait drama di Timnas Portugal. Pernyataan tersebut dinilai berlebihan oleh mantan pemain Liverpool, Jamie Carragher.
Drama ini bermula ketika Cristiano Ronaldo meninggalkan kamp latihan Timnas Portugal di tengah jeda internasional UEFA Nations League. Selama empat kesempatan pertandingan, Ronaldo hanya bermain satu kali.
Setelah kepergiannya, Ronaldo memberikan klarifikasi melalui media sosial pribadinya. Ia mengklaim bahwa pelatih Jorge Jesus telah berbohong kepadanya. Ronaldo menyatakan bahwa ia diminta untuk melakukan pemanasan, namun pada akhirnya tidak diturunkan dalam pertandingan.
Dalam klarifikasinya, Ronaldo mengungkapkan bahwa Jorge Jesus harus memaparkan beberapa poin penting. Hal ini merupakan hasil diskusi antara dirinya dan Jesus, serta telah mendapatkan persetujuan dari federasi sepak bola Portugal. Salah satu poin krusial adalah Jesus harus mengakui kesalahannya karena tidak memainkan Ronaldo.
Ronaldo kemudian mengutip pernyataan yang seolah diucapkan oleh Jesus, “Saya melakukan kesalahan dengan menyuruh pemain sekaliber Pele atau Maradona untuk melakukan pemanasan namun kemudian tidak memainkannya dalam pertandingan.”
Mendengar hal tersebut, legenda Liverpool yang kini menjadi pengamat sepak bola, Jamie Carragher, mengaku terkejut dan menggelengkan kepala. Carragher menilai perbandingan tersebut sangat tidak pantas dan berlebihan.
“Saat saya membacanya, itu sangat berlebihan,” tegas Carragher dilansir dari Mirror. Ia menambahkan, “Dia meminta pelatih benar-benar mengucapkan kata-kata itu? Bawa-bawa Pele dan Maradona? Itu buruk sekali, menyedihkan.”
Carragher juga mempertanyakan orang-orang di sekitar Ronaldo yang memberikannya saran. “Saya penasaran, siapa sih orang-orang disekeliling Ronaldo yang membisikinya?,” tutupnya, menyiratkan keprihatinan atas pilihan kata yang digunakan oleh Ronaldo.
