— JAKARTA – Manchester City menghadapi atmosfer panas Anfield saat melawan Liverpool, tidak lama setelah terjerat kasus pelanggaran finansial. Namun, gelandang City, Elliot Anderson, justru merasakan dampak positif dari situasi tersebut.

Pertandingan antara Liverpool dan Manchester City dalam lanjutan Premier League yang digelar di Anfield pada Minggu (10/10/2026) malam WIB, menjadi momen pertama bagi City setelah mereka didakwa atas 114 kasus pelanggaran finansial.

Sejak awal pertandingan, City disambut dengan sorakan kurang bersahabat dari publik Anfield, baik saat pemanasan maupun sebelum kick-off. Setiap kali pemain City menyentuh bola, sorakan tersebut semakin terdengar.

Namun, di tengah tekanan tersebut, City berhasil mengamankan kemenangan dari Anfield dengan skor 3-0, setelah mencetak tiga gol di babak kedua.

Anderson mengungkapkan bahwa situasi yang dihadapi timnya justru mempererat kekompakan skuad. Ia juga menambahkan bahwa atmosfer intimidatif di Anfield justru memicu semangat juangnya.

“Kebersamaan, berjuang, ini tempat yang sulit dan kami tetap kompak dan berjuang untuk satu sama lain. Kami menunjukkan keberanian,” ujar Anderson kepada Sky Sports.

“Atmosfernya lebih dari normal, tiba di Anfield dan 10 menit pertama pertandingan. Kami berhasil meredam penonton. Kesulitan di babak pertama, tapi babak kedua kami lebih baik dan kemudian bisa mencetak gol.”

“Saya cuma menikmatinya. Saya menikmati keramaian dan keriuhan itu, saya justru berkembang karenanya dan itulah ketika saya merasa hidup. Itu memberi saya kepercayaan diri,” tambahnya.

Kemenangan atas Liverpool ini melanjutkan catatan sempurna Manchester City di Premier League. Pasukan Enzo Maresca itu berhasil menyapu bersih enam laga awal, memuncaki klasemen Liga Inggris dengan raihan 18 poin.