GridHype.ID — Barcelona – Pelatih Barcelona Hansi Flick mengungkapkan bahwa timnya telah menyiapkan strategi khusus untuk meredam serangan Real Madrid yang dipimpin oleh Kylian Mbappé dalam laga El Clásico di Liga Spanyol yang dijadwalkan akhir pekan ini.
Saat ini, Barcelona memuncaki klasemen sementara Liga Spanyol dengan raihan sembilan kemenangan beruntun, mengumpulkan 27 poin. Kemenangan ke-10 secara beruntun akan menjadi rekor baru bagi klub.
Namun, ambisi tersebut harus menghadapi ujian berat melawan Real Madrid di Camp Nou pada Senin (26/10/2026) pukul 03.00 WIB. Tantangan ini semakin besar mengingat Kylian Mbappé telah mencetak 12 gol dalam 12 penampilan musim ini.
Menyadari potensi bahaya dari Mbappé, Flick menekankan pentingnya penempatan posisi pemain, baik saat tim menguasai bola maupun saat bertahan. “Saat tidak menguasai bola, kuncinya adalah penempatan posisi yang tepat antar pemain serta menjaga kekompakan; hal ini sangat penting ketika kita menerapkan garis pertahanan yang tinggi,” jelas Flick dalam konferensi pers, Sabtu (24/10), seperti dikutip ESPN.
Flick menambahkan bahwa kekompakan dan penempatan posisi yang baik akan mempermudah lini belakang dalam melakukan pertahanan. Ia percaya diri dengan kemampuan para beknya meskipun lini belakang Barcelona telah kebobolan 15 gol dari 12 laga, termasuk empat gol saat kalah dari Paris Saint-Germain di Liga Champions pekan lalu.
“Menurut saya, (Pau) Cubarsí dan Gerard (Piqué) menjalani musim yang sangat baik. Apa yang mereka lakukan sungguh luar biasa. Mereka bekerja sama, berkomunikasi, dan berkembang bersama. Saya sangat senang melihatnya,” ujar Flick merujuk pada performa dua bek tengahnya.
Ia juga memuji Xavi Espart yang dinilainya tampil baik dalam beberapa laga terakhir, baik sebagai bek kanan maupun kiri. “Dia pemain yang luar biasa, namun masih punya ruang untuk berkembang dan memiliki potensi yang sangat besar,” tambah Flick.
Menghadapi Real Madrid, Barcelona juga mewaspadai ancaman dari bola mati. “Kami tahu kekuatan Madrid dalam situasi bola mati. Kami telah menganalisisnya; mereka adalah salah satu yang terbaik dalam hal ini. Tentu saja, mereka memiliki pemain-pemain berkualitas yang kuat secara fisik,” ungkap Flick.
Flick menegaskan bahwa timnya telah berlatih untuk meningkatkan kualitas pertahanan, terutama setelah kekalahan di Paris. “Kami membahas hal ini hari ini dan juga melatihnya hari ini. Kuncinya adalah kami harus bertahan jauh lebih baik daripada saat di Paris. Itulah yang kami lakukan hari ini,” tutupnya.
