— MILAN – Inter Milan harus segera melupakan hasil minor saat menjamu Club Brugge dalam lanjutan fase grup Liga Champions. Kekalahan di kandang sendiri ini justru mengukir sejarah kelam bagi klub berjuluk Nerazzurri tersebut.

Dalam pertandingan yang digelar di Giuseppe Meazza pada Rabu (14/10/2026) dini hari WIB, Inter secara mengejutkan takluk dengan skor akhir 3-4 dari tim tamu Club Brugge. Penyerang Brugge, Nicolo Tresoldi, menjadi momok bagi pertahanan Inter dengan mencetak hat-trick. Satu gol tambahan untuk Brugge dicetak oleh Romeo Vermant. Sementara itu, dua gol Inter tercipta berkat aksi Lautaro Martinez dan Ange-Yoan Bonny.

Hasil ini menempatkan Inter Milan pada posisi juru kunci klasemen sementara grup Liga Champions tanpa raihan poin sama sekali. Ini merupakan kekalahan kedua yang diderita Inter di fase grup, setelah sebelumnya mereka juga takluk 1-2 dari Real Madrid pada pertandingan perdana.

Catatan buruk ini semakin bertambah panjang, mengingat Inter telah menelan tujuh kekalahan dari delapan pertandingan terakhir mereka di kompetisi antarklub Eropa paling bergengsi tersebut. Satu-satunya kemenangan yang diraih Inter terjadi musim lalu dengan skor 2-0 melawan Borussia Dortmund.

Lebih memprihatinkan lagi, Inter Milan untuk pertama kalinya dalam sejarah klub menelan empat kekalahan beruntun di ajang Liga Champions. Laga kandang berikutnya akan menjadi kesempatan bagi La Beneamata untuk bangkit saat menjamu Shakhtar Donetsk.

“Ini adalah malam yang buruk dan membuat frustrasi. Kami harus segera bangkit dari situasi ini,” ujar Bony seperti dikutip dari situs resmi UEFA.