— Paris, Prancis – Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, memiliki ambisi besar untuk mengukir sejarah di Liga Champions. Ia bertekad membawa klubnya meraih gelar juara tiga musim berturut-turut, meniru pencapaian luar biasa Real Madrid di masa lalu.

PSG telah membuktikan diri sebagai kekuatan dominan di Eropa dengan menjuarai Liga Champions dalam dua musim terakhir. Gelar musim lalu diraih setelah mengalahkan Arsenal 1-0, menyusul kemenangan telak 5-0 atas Inter Milan pada tahun 2025 yang menandai trofi pertama mereka.

Sebelumnya, PSG sempat mencapai final pada musim 2019/2020, namun harus mengakui keunggulan Bayern Munich dengan skor tipis 0-1. Hingga kini, PSG menjadi tim kedelapan yang berhasil mempertahankan gelar Liga/Piala Champions.

Namun, di era Liga Champions modern, hanya Real Madrid dan PSG yang mampu meraih gelar dua musim beruntun. Real Madrid bahkan tercatat sebagai satu-satunya tim yang berhasil meraih hat-trick gelar Liga Champions, yaitu antara tahun 2016 hingga 2018.

Pencapaian gemilang Real Madrid itulah yang kini menjadi inspirasi bagi Luis Enrique. Dengan kualitas skuad yang dimiliki PSG saat ini, Enrique meyakini bahwa timnya mampu menyamai rekor tersebut. Pengalaman Enrique sebagai salah satu dari sedikit pelatih yang pernah menjuarai Liga Champions bersama dua klub berbeda – ia pernah membawa Barcelona juara pada tahun 2015 – semakin memperkuat keyakinannya.

“Kami sudah juara Liga Champions dua musim beruntun, tapi itu belum bikin kami puas,” ujar Enrique seperti dilansir ESPN. “Kami dibentuk untuk bermain di Liga Champions. Ada yang kami incar; yakni mencoba menyamai rekor yang baru bisa dilakukan Real Madrid sejauh ini. Itu misi spesial.”

PSG memulai kampanye Liga Champions musim ini dengan performa impresif, meraih kemenangan telak 6-1 atas Slovan Bratislava. Pertandingan selanjutnya akan menjadi ujian berat ketika mereka dijadwalkan bertemu dengan Manchester City pada Kamis (15/10/2026) dini hari WIB.