GridHype.ID — Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, menyatakan rasa frustrasinya terhadap jadwal pertandingan timnya yang sangat padat menjelang jeda internasional bulan depan. Madrid dijadwalkan melakoni tujuh pertandingan dalam kurun waktu kurang dari satu bulan, sebelum para pemainnya bergabung dengan tim nasional masing-masing.
Dalam periode tersebut, Real Madrid akan berhadapan dengan AS Roma, Sevilla, RB Leipzig, Barcelona, Racing Santander, AEK Athens, dan Valencia. Sepuluh hari ke depan diprediksi menjadi ujian terberat bagi tim, mengingat mereka akan bertandang melawan Sevilla dan Barcelona, dengan selingan pertandingan kandang Liga Champions melawan Leipzig di antara keduanya.
Namun, yang paling membuat Mourinho geram adalah pengaturan jadwal jelang jeda internasional. Setelah bertandang ke AEK Athens pada Rabu malam, 5 November waktu setempat, Real Madrid dijadwalkan kembali bermain tandang melawan Valencia pada Sabtu malam di akhir pekan yang sama.
Mourinho menilai jadwal ini sulit diterima akal sehat, terutama karena para pemain akan segera menjalani jadwal padat bersama tim nasional setelahnya. Situasi ini diperparah dengan absennya Vinicius Junior yang harus menjalani skorsing empat pertandingan.
“Menurut saya ini sama sekali tidak menghormati kami. Anda harus bermain Rabu malam di Athena, lalu kembali ke Madrid, kira-kira tiba pukul lima pagi, dan bermain di Valencia hari Sabtu, tepat di akhir pekan sebelum jeda internasional. Ini benar-benar tidak masuk akal,” ujar Mourinho, seperti dikutip dari Tribuna.
Ia melanjutkan, “Memaksa kami bermain hari Sabtu di Valencia itu benar-benar menyulitkan. Itu bukan kebetulan menurut saya. Saya tidak mau mencari-cari alasan – saya sudah 25 tahun di sepakbola.”
Mourinho menduga pengaturan jadwal ini dipengaruhi oleh hak siar televisi. “Semua itu karena hak siar televisi – mereka memilih laga digelar hari Sabtu – saya tidak bisa terima itu. Saya tidak mau terjebak lagi itu dengan hal-hal seperti itu,” tutupnya.
