GridHype.ID — Pelatih Timnas Jerman, Jürgen Klopp, memberikan tanggapan tegas terkait isu minimnya pemain berkulit putih dalam skuad tim nasionalnya. Ia menyebut isu tersebut sebagai “omong kosong belaka” dan tidak layak ditanggapi.
Klopp menanggapi komentar yang beredar di media sosial mengenai komposisi pemain Timnas Jerman yang didominasi oleh pemain berdarah imigran. Isu ini semakin mengemuka setelah seorang politisi dari partai sayap kanan, Alternative for Deutschland (AfD), Kay Gottschalk, membandingkan foto skuad Jerman di final Piala Dunia 1990 yang seluruhnya berkulit putih, dengan skuad terbaru yang memiliki delapan pemain non-kulit putih.
Gottschalk bahkan menuliskan, “Ciri-ciri karakter, kebajikan tertentu, dan semangat tim merupakan nilai-nilai budaya yang berkembang selama berabad-abad dan dibentuk oleh pengalaman sejarah bersama,” seolah menyiratkan ketidaksesuaian sejarah dengan pemain berdarah imigran.
Namun, Klopp, yang selama ini menekankan pentingnya persatuan di dalam tim, menolak untuk memberi ruang bagi pandangan semacam itu. “Sama sekali tidak ada alasan untuk memedulikan orang-orang ini. Kalian tidak akan mendapatkan tanggapan saya soal ini. Saya tidak punya banyak waktu untuk hal-hal bodoh dalam kehidupan sehari-hari, apalagi di media sosial,” tegas Klopp.
Perlu dicatat bahwa Jerman terakhir kali meraih gelar mayor saat menjuarai Piala Dunia 2014. Skuad yang meraih gelar tersebut juga diisi oleh sejumlah pemain keturunan atau imigran, termasuk Miroslav Klose, Lukas Podolski, Mesut Ozil, Jerome Boateng, Sami Khedira, dan Shkodran Mustafi.
