GridHype.ID — Juergen Klopp menyatakan sikapnya untuk tidak mengomentari kasus yang tengah menjerat Manchester City. Keputusan ini diambil Klopp sebagai bentuk penghormatan kepada Pep Guardiola, manajer City, serta proses hukum yang masih berlangsung.
Manchester City baru-baru ini dinyatakan bersalah atas 114 dugaan pelanggaran finansial oleh Premier League. Klub tersebut kini menghadapi potensi hukuman berat akibat tuduhan rekayasa laporan keuangan.
Kasus ini menimbulkan kemarahan di kalangan klub-klub Inggris, terutama rival tradisional City, yang merasa klub tersebut telah melanggar aturan sementara tim lain harus beradaptasi ketat agar tetap mematuhi regulasi.
Liverpool, misalnya, disebut-sebut sebagai salah satu tim yang paling dirugikan. Di era kepelatihan Juergen Klopp, Liverpool tercatat tiga kali gagal meraih gelar juara Premier League dengan selisih tipis, meskipun berhasil mengumpulkan poin yang sangat tinggi, yaitu 97 dan 99 poin.
Secara hipotetis, Liverpool bisa saja dianugerahi gelar juara Premier League jika gelar yang diraih City dicabut. Klopp sendiri pernah melontarkan candaan mengenai kemungkinan melakukan parade juara jika trofi tersebut diberikan kepada Liverpool.
Menanggapi ucapan tersebut, Klopp menegaskan bahwa ia tidak ingin membahasnya lebih jauh. Ia kembali menekankan rasa hormatnya kepada Guardiola dan memilih menunggu jalannya proses hukum.
“Saya tidak memikirkan itu sama sekali, meski saya sudah mengetahuinya. Saya juga tahu apa yang saya katakan dulu dan saya akan ikut parade jika gelar itu diberikan ke Liverpool. Tapi, saya tidak lagi mau seperti itu,” ujar Klopp seperti dikutip The Athletic.
“Saya menghormati Pep Guardiola dan juga gaya bermain City selama periode itu, cara mereka bermain dan bagaimana mereka menghidupkan permainan di lapangan. Ditambah lagi mereka sudah membuktikan bahwa mereka adalah lawan sulit bagi kami. Saya rasa tidak elok jika harus mengomentarinya saat ini,” sambung pelatih yang juga pernah menukangi Timnas Jerman itu.
