— Sevilla – Lamine Yamal menjadi sorotan setelah aksinya diduga memprovokasi pemain Real Betis, Facundo Bernal, yang berujung pada kartu merah. Insiden tersebut terjadi saat Barcelona meraih kemenangan 5-2 atas Real Betis dalam lanjutan Liga Spanyol pada Sabtu (18/10/2026) malam WIB.

Pertandingan yang berlangsung di markas Real Betis ini diwarnai dengan pengusiran Facundo Bernal pada menit ke-54. Pemain Real Betis tersebut diusir wasit setelah terlibat dalam keributan dengan bintang muda Barcelona, Lamine Yamal.

Berdasarkan tayangan ulang, terlihat Yamal mendorong Bernal setelah sebelumnya didorong. Bernal kemudian memeluk dan menjatuhkan Yamal hingga terkapar di lapangan. Insiden ini memicu perdebatan mengenai siapa yang memulai provokasi.

Pelatih Real Betis, Manuel Pellegrini, menyatakan timnya merasa dirugikan oleh keputusan wasit. Menurutnya, Bernal bereaksi setelah mendapat provokasi lebih dulu dari Yamal. “Kartu merah diberikan karena provokasi dan dorongan oleh Lamine, yang dibalas oleh Facundo. Kedua pemain diberi peringatan dan menerima kartu,” kata Pellegrini usai laga, dilansir dari Marca.

Pellegrini menambahkan, “Ada beberapa insiden yang sangat penting, dan sayangnya, kami selalu menjadi pihak yang dirugikan.” Ia juga menyoroti keputusan wasit lainnya yang dianggap memberatkan timnya, termasuk pembatalan gol penyeimbang Cucho Hernandez pada babak pertama karena handball, serta VAR yang tidak menindak pelanggaran Fermin Lopez terhadap pemain lawan dalam proses gol ketiga Barcelona.

“Ada serangkaian insiden dengan keputusan wasit yang benar-benar tidak dapat dipahami dan tidak dapat dijelaskan. Dan kartu merah yang membuat kami bermain dengan sepuluh pemain dalam permainan yang absurd,” pungkas Pellegrini, mengkritisi jalannya pertandingan yang dinilainya tidak adil bagi timnya.