GridHype.ID — JAKARTA – Hari perpisahan yang tak terelakkan akhirnya tiba bagi Lionel Messi dan Timnas Argentina. Sang megabintang secara resmi mengakhiri kariernya bersama timnas negara kelahirannya, sebuah momen yang diakui Lautaro Martinez sangat tidak diinginkan oleh seluruh penggawa Albiceleste.
Laga persahabatan melawan Benin di Estadio Monumental, Buenos Aires, pada Rabu (7/10/2026) pagi WIB, menjadi panggung terakhir bagi Messi berseragam Timnas Argentina. Pertandingan tersebut berakhir manis dengan kemenangan 3-0 untuk Argentina, melalui gol-gol yang dicetak oleh Nicolas Otamendi, Nico Paz, dan tentu saja, Messi sendiri.
Bagi Lautaro Martinez, yang telah bermain bersama Messi selama delapan tahun, momen ini menandai akhir dari sebuah era. Pemain Inter Milan itu sangat memahami betapa krusialnya peran Messi bagi Argentina.
Sepanjang kariernya yang gemilang untuk Timnas Argentina, Messi telah mencatatkan 208 penampilan dan mengoleksi 126 gol. Prestasi puncaknya termasuk membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022, Copa America 2021 dan 2024, serta Finalissima 2022.
“Malam yang tidak pernah kami inginkan untuk datang, tetapi saya menikmatinya sepenuhnya seperti semua momen yang telah saya jalani bersama kamu. Kamu dahulu, sekarang, dan akan selalu menjadi yang terhebat sepanjang masa,” ujar Lautaro Martinez, seperti dikutip dari Football Italia, mengungkapkan perasaan haru dan penghormatan kepada Messi.
Selain Messi, Nicolas Otamendi juga mengucapkan selamat tinggal pada hari yang sama. Resmi sudah, Argentina memulai perjalanan baru tanpa kehadiran pemain yang telah meraih delapan Ballon d’Or tersebut. Era baru Timnas Argentina tanpa Lionel Messi pun telah dimulai.
