GridHype.ID — Manchester, Inggris – Klub raksasa Liga Primer Inggris, Manchester City, tengah menghadapi tuduhan serius terkait pelanggaran finansial. Berdasarkan laporan dari The Athletic pada Jumat (25/9), klub berjuluk The Citizens ini dinyatakan bersalah atas 114 dari total 115 dakwaan yang diajukan sejak tahun 2023. Kasus ini telah melalui proses pemeriksaan dan persidangan oleh sebuah komisi independen.
Dugaan pelanggaran tersebut mencakup periode dari tahun 2009 hingga 2023. Rincian tuduhan meliputi masalah pelaporan keuangan, pembayaran kepada pemain dan jajaran manajerial, kepatuhan terhadap aturan profitabilitas dan keberlanjutan, regulasi yang ditetapkan oleh UEFA, serta kewajiban klub untuk memberikan kerja sama penuh selama proses investigasi berlangsung.
Manchester City sendiri telah mengajukan banding atas tuduhan ini. Hukuman yang berpotensi dijatuhkan bisa sangat berat, mulai dari pengurangan poin, degradasi dari liga, hingga kemungkinan pencopotan gelar juara yang pernah diraih. Pihak klub secara tegas menyatakan tidak bersalah dan siap menjalani seluruh proses hukum yang ada. Keputusan akhir mengenai hukuman akan ditentukan oleh komisi independen yang menangani kasus ini.
Menanggapi situasi ini, kapten Manchester City, Ruben Dias, yang ditemui menjelang persiapan tim nasional Portugal menghadapi Denmark dalam lanjutan UEFA Nations League, memilih untuk tidak memberikan komentar. “Saya mengerti pertanyaannya, tetapi saya tidak akan berkomentar mengenai apa pun yang tidak berkaitan dengan tim nasional,” ujar Dias, seperti dikutip dari Tribuna.
Pertanyaan muncul mengenai bagaimana kasus ini akan memengaruhi kondisi psikologis para pemain Manchester City dalam menghadapi lanjutan Liga Primer Inggris. Tim asuhan Pep Guardiola dijadwalkan akan berhadapan dengan Liverpool pada Minggu (11/10), segera setelah jeda internasional berakhir.
