— Chelsea telah menunjukkan performa impresif di awal musim Premier League dengan mencetak banyak gol cepat di menit-menit awal pertandingan. Dari enam pertandingan yang telah dilakoni, tercatat 15 gol telah bersarang di gawang lawan, dengan enam di antaranya dicetak kurang dari 10 menit.

Gol tercepat musim ini dicetak oleh Joao Pedro hanya dalam waktu sekitar 31 detik pada pertandingan pekan pertama melawan Fulham. Terbaru, saat menjamu Bournemouth di Stamford Bridge, Chelsea kembali menunjukkan taringnya dengan gol-gol cepat dari Jordan Henderson di menit ke-2 dan Morgan Rogers di menit ke-3, dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 5-1 untuk kemenangan The Blues.

Morgan Rogers, yang telah mencetak tiga gol kilat untuk Chelsea musim ini, mengungkapkan bahwa arahan dari pelatih Xabi Alonso menjadi kunci di balik strategi mencetak gol cepat tersebut. “Pertandingan itu (melawan Bournemouth) benar-benar gila. Menurut saya, kami langsung mengambil inisiatif sejak awal, dan memang itulah yang harus dilakukan, terutama saat bermain di kandang sendiri. Kami harus membuat para suporter ikut memberikan dukungan penuh,” katanya, dikutip dari situs resmi Chelsea.

Ia menambahkan bahwa memulai pertandingan dengan agresif memberikan keuntungan besar bagi tim. “Memulai pertandingan dengan cara seperti itu memberi kami keuntungan besar untuk melanjutkan permainan. Hal tersebut menjadi pemicu bagi kami dan membuat momentum pertandingan berjalan sesuai keinginan kami. Pada dasarnya, itulah yang bisa kami harapkan.”

Rogers menekankan pentingnya arahan pelatih dalam sesi pembicaraan sebelum pertandingan. “Saya rasa ini berkat arahan pelatih dalam sesi pembicaraan sebelum pertandingan. Dia membuat kami bersemangat dan siap bertanding. Namun, kami memang selalu ingin memulai pertandingan dengan agresif sejak awal.”

Lebih lanjut, pemain yang dibeli Chelsea seharga 117 juta paun itu menjelaskan, “Intinya adalah memulai pertandingan dengan baik dan mencetak gol terlebih dulu. Hal itu sudah terjadi dalam banyak pertandingan, terutama saat bermain di kandang, ketika kami mampu memanfaatkan momentum dari gol-gol cepat. Ini merupakan kebiasaan yang bagus untuk dimiliki, dan kami harus terus mempertahankannya.”