GridHype.ID — Manchester United tengah menghadapi periode sulit di Liga Inggris musim ini. Hingga pekan ketujuh, tim berjuluk Setan Merah ini baru mengumpulkan tujuh poin dan belum pernah meraih kemenangan dalam sebulan terakhir.
Terakhir kali Manchester United merasakan kemenangan adalah pada 30 Agustus lalu, saat mereka mengalahkan Ipswich dengan skor 5-2. Sejak saat itu, skuad asuhan Michael Carrick ini lebih sering menuai hasil imbang dan kekalahan.
Saat ini, Manchester United menempati peringkat ke-13 klasemen sementara Liga Inggris. Mereka hanya unggul dua poin dari Nottingham yang berada di zona degradasi. Situasi ini mengundang keprihatinan dari mantan pemain mereka, Gary Neville.
Peringatan Keras dari Gary Neville
Gary Neville menyatakan ketidakpuasannya melihat performa Manchester United saat ini. Ia memperingatkan bahwa jika situasi tidak segera membaik, tim akan menghadapi masalah besar.
“Jika pada bulan Januari mereka masih berada di peringkat ke-13, maka mereka dalam masalah besar, karena posisi tersebut mencerminkan kualitas tim yang sebenarnya,” ungkap Neville dilansir dari Sky Sports.
Neville menambahkan bahwa argumen mengenai ‘masih awal musim’ tidak akan berlaku lagi setelah melewati 15 pertandingan. Ia menekankan pentingnya perubahan segera dalam beberapa pekan ke depan.
Laga Krusial Menanti
Dalam pertandingan teranyar, Manchester United harus puas bermain imbang 1-1 melawan Leeds United. Meskipun sempat unggul terlebih dahulu, mereka gagal mempertahankan keunggulan dan meraih poin penuh.
Menjelang jeda internasional November, Manchester United akan menghadapi serangkaian laga penting melawan Bournemouth, Chelsea, dan Aston Villa. Neville menyebutkan bahwa pertandingan melawan Bournemouth dan laga tandang kontra Chelsea akan menjadi penentu.
“Situasi harus segera berubah dalam beberapa pekan ke depan, laga melawan Bournemouth dan pertandingan tandang kontra Chelsea sangatlah krusial,” ujar Neville.
Ia menutup dengan pernyataan yang mengkhawatirkan, “Jika tetap begini-begini saja, finis lima besar pun akan sulit rasanya.”
