— JAKARTA – Pep Guardiola dilaporkan akan segera kembali ke Etihad Stadium. Pelatih asal Spanyol tersebut berencana untuk berada di tribun bersama Manchester City yang saat ini tengah menghadapi kasus finansial.

Manchester City dinyatakan bersalah oleh Komisi Independen Premier League atas 114 dari 115 dakwaan pelanggaran aturan keuangan. Periode pelanggaran yang terjadi berlangsung antara tahun 2009 hingga 2018.

Setidaknya ada empat pelanggaran besar yang diduga dilakukan oleh Man City untuk mengakali aturan finansial Premier League. Pelanggaran tersebut meliputi penggelembungan nilai sponsor, laporan keuangan yang dinilai tidak akurat, melanggar batasan pengeluaran yang ditetapkan Premier League dan UEFA, serta tidak kooperatif selama proses penyelidikan.

Menurut laporan The Mirror, Guardiola berniat untuk hadir di tribun penonton saat Manchester City menjamu Paris Saint-Germain dalam pertandingan Liga Champions pada 14 Oktober 2026. Laporan tersebut mengklaim bahwa pelatih asal Catalan itu telah menyampaikan keinginannya tersebut kepada para eksekutif senior klub.

Guardiola sendiri dijadwalkan akan meninggalkan posisinya sebagai pelatih Manchester City pada akhir musim 2025/26, setelah hampir satu dekade memimpin klub tersebut. Kursi kepelatihan kemudian akan diserahkan kepada Enzo Maresca.

Manchester City telah dengan tegas membantah melakukan kesalahan apa pun dan secara resmi mengajukan banding atas keputusan tersebut. Pihak The Citizens juga menyatakan tetap menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan.

Proses banding akan sangat menentukan kelanjutan kasus ini. Kemungkinan sanksi terhadap City dapat mencakup teguran, denda, pengurangan poin, hingga potensi dikeluarkan dari kompetisi. Namun, belum ada sanksi yang dijatuhkan secara pasti dan proses banding masih terus berlangsung.