GridHype.ID — JAKARTA – Mantan manajer Manchester City, Roberto Mancini, angkat bicara mengenai kasus pelanggaran finansial yang kini tengah dihadapi klub berjuluk The Citizens tersebut. Saat ditanya oleh awak media, Mancini memberikan respons yang singkat dan tegas.
Manchester City sendiri dilaporkan oleh The Athletic pada Jumat (25/9) telah dinyatakan bersalah atas 114 dari total 115 dakwaan pelanggaran finansial yang telah diajukan sejak tahun 2023. Klub tersebut dijadwalkan akan menjalani sidang oleh komisi independen.
Tuduhan pelanggaran ini merentang dari periode 2009 hingga 2023. Kasus-kasus tersebut meliputi masalah dalam pelaporan keuangan, pembayaran kepada pemain dan manajer, aturan profitabilitas dan keberlanjutan finansial, regulasi UEFA, hingga kewajiban klub untuk kooperatif dalam proses investigasi.
Manchester City sendiri telah mengajukan banding atas tuduhan tersebut. Ancaman hukuman yang berat, mulai dari pengurangan poin, degradasi, hingga pencopotan gelar, membayangi klub.
Roberto Mancini, yang kini menjabat sebagai pelatih Tim Nasional Italia, ketika dimintai tanggapan mengenai kasus ini, menyatakan bahwa hal tersebut bukanlah urusannya. “Itu bukan urusan saya. Ini bukan hal baru karena masalah tersebut sudah dibicarakan selama empat atau lima tahun terakhir,” ujar Mancini, mengutip BBC.
Perlu dicatat bahwa periode kepelatihan Mancini di Manchester City berlangsung selama tiga setengah tahun. Selama masa baktinya, ia berhasil mempersembahkan gelar Piala FA pada tahun 2011 dan membawa City meraih gelar juara Liga Inggris untuk pertama kalinya dalam 44 tahun pada tahun 2012.
Sebelumnya, surat kabar Jerman, Der Spiegel, pernah melaporkan tudingan bahwa Manchester City membayar sebagian besar kompensasi Mancini melalui kontrak konsultansi fiktif.
