— Kopenhagen – Cristiano Ronaldo dilaporkan meninggalkan pemusatan latihan Timnas Portugal dan terancam sanksi. Keputusan ini memicu pertanyaan mengenai masa depan kariernya bersama Selecao das Quinas.

Situasi memanas di kubu Timnas Portugal menjelang pertandingan melawan Denmark. Ronaldo, yang merupakan kapten tim, tidak hadir dalam sesi latihan pada Selasa (29/9/2026). Absennya sang mega bintang diduga merupakan bentuk protes terhadap pelatih Jorge Jesus, yang tidak menurunkannya saat Portugal meraih kemenangan 2-1 atas Norwegia di laga sebelumnya.

Presiden Federasi Sepak Bola Portugal (FPF), Pedro Proenca, dilaporkan terbang ke Denmark untuk mencoba menengahi situasi antara Ronaldo dan Jorge Jesus. Namun, pertemuan ketiganya tidak menghasilkan kesepakatan positif.

Alih-alih kembali bergabung dengan tim, Ronaldo justru memilih meninggalkan kamp latihan Timnas Portugal. Pemain berusia 41 tahun itu dilaporkan langsung terbang ke Madrid menggunakan jet pribadinya. Menurut laporan Marca, Proenca dan Jesus sempat berusaha membujuk Ronaldo di bandara untuk tetap bertahan, namun sang pemain menolak untuk mendengarkan dan bersikeras meninggalkan rekan-rekannya.

Tindakan ini membuat Ronaldo terancam sanksi skorsing selama 1 hingga 6 bulan. Sanksi tersebut tercantum dalam Peraturan Disiplin FPF bagi pemain yang meninggalkan aktivitas tim nasional tanpa alasan yang sah, termasuk mangkir dari sesi latihan.

Keputusan Ronaldo meninggalkan kamp Timnas Portugal menuai reaksi keras dari para penggemar. Banyak yang berasumsi bahwa ini menandai akhir dari karier internasional sang bintang untuk tim nasionalnya.

Cristiano Ronaldo telah membela Timnas Portugal sejak tahun 2003, dengan mencatatkan 234 penampilan dan mencetak 146 gol. Selama membela Selecao das Quinas, ia berhasil mempersembahkan tiga gelar, yaitu Piala Eropa 2016 dan dua gelar UEFA Nations League.

Pertandingan melawan Wales pada 25 September 2026 lalu berpotensi menjadi laga terakhir Ronaldo untuk Portugal. Dalam pertandingan tersebut, ia bermain selama 67 menit dan tidak berhasil mencetak gol.