— JAKARTA – Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menyatakan keterkejutannya atas performa buruk anak asuhnya yang berujung kekalahan telak 0-3 dari Lazio dalam lanjutan Liga Italia di Allianz Stadium, Senin (19/10/2026) dini hari WIB. Tiga gol Lazio dicetak oleh Oliver Provstgaard, Gustav Isaksen, dan Fisayo Dele-Bashiru.

Meski Juventus mendominasi penguasaan bola hingga 58 persen berbanding 42 persen milik Lazio, tim tamu terbukti lebih efektif. Tiga tembakan tepat sasaran dari Lazio seluruhnya berbuah gol.

“Jelas, kami perlu menganalisis dan hanya ada dua kemungkinan. Kami bisa membahas secara tim atau metode kerja. Sesuatu harus dimodifikasi, jelas,” ujar Spalletti kepada DAZN Italia.

Spalletti mengaku turut terkejut dengan penampilan timnya. “Saya juga terkejut dengan penampilan ini, jadi saya perlu memikirkannya dengan matang, karena saya tidak mengubah cara komunikasi kepada para pemain, saya ingin berkomunikasi dengan mereka, membangun hubungan yang baik dengan mereka. Itu selalu menjadi cara saya,” sambungnya.

Ia menambahkan bahwa ia perlu mengevaluasi kembali hubungannya dengan tim. “Mungkin saya perlu menganalisis hubungan saya sendiri dengan tim, karena hubungan itu jujur dan adil. Mereka sendiri akan menyadari bahwa apa yang kami lakukan hari ini tidak cukup baik,” tegasnya.

Kekalahan ini membuat Juventus tertahan di posisi kedelapan klasemen sementara Liga Italia dengan 11 poin. Sementara itu, Lazio naik ke urutan kedua dengan 19 poin, hanya kalah selisih gol dari pemuncak klasemen, Inter Milan.