GridHype.ID — JAKARTA – Klub sepak bola Liga Primer Inggris, Everton, dikabarkan akan segera berpindah tangan. Perusahaan investasi asal Amerika Serikat, The Friedkin Group (TFG), yang saat ini memegang saham mayoritas, sedang mempertimbangkan untuk melepas kepemilikan mereka.
Langkah ini terbilang mengejutkan mengingat TFG baru saja mengambil alih Everton sekitar dua tahun lalu, tepatnya pada Desember 2024. Saat itu, TFG membeli 94% saham dari pengusaha Inggris-Iran, Farhad Moshiri. Sejak pengambilalihan, TFG telah berupaya menstabilkan kondisi finansial klub melalui restrukturisasi utang dan menarik sejumlah investor minoritas.
Dalam sebuah pernyataan resmi klub, TFG mengonfirmasi bahwa mereka sedang membuka diri terhadap minat pembelian. “Saat TFG mengambil alih pengelolaan Everton, klub menghadapi ketidakpastian finansial yang signifikan serta berbagai tantangan, baik di dalam maupun di luar lapangan. Prioritas utamanya adalah menghadirkan stabilitas, investasi, dan dukungan yang diperlukan demi menjamin masa depan klub, termasuk membantu merampungkan pembangunan stadion yang telah lama dijanjikan,” ujar juru bicara klub.
Pernyataan tersebut melanjutkan, “Dengan fondasi yang kini telah kokoh terbentuk, inilah saat yang tepat untuk mempertimbangkan babak selanjutnya bagi Everton. Kami hanya akan menanggapi minat dari pihak-pihak yang kami yakini sepenuhnya sebagai pengelola yang tepat untuk membawa klub ini melangkah maju dan mengembangkan momentum yang telah tercipta.”
TFG juga menegaskan komitmen mereka terhadap Everton selama proses penjualan berlangsung. “Selama proses ini berlangsung, fokus TFG tetap tidak berubah. Kami akan mendukung klub dengan segala cara yang diperlukan untuk meraih kesuksesan di lapangan serta terus berupaya memberikan dampak positif bagi komunitas yang dilayani oleh klub,” tutup pernyataan tersebut.
Perkiraan nilai penjualan Everton ditaksir mulai dari 360 juta pounds, yang setara dengan Rp 8 triliun. Angka ini dapat merangkak naik hingga 450 juta pounds atau sekitar Rp 10,6 triliun. Pihak TFG sendiri belum memberikan komentar lebih lanjut mengenai detail proses penjualan ini.
