— AS Roma harus menelan pil pahit dalam laga lanjutan Liga Champions setelah mengalami comeback dramatis dari Real Madrid. Kekalahan di kandang sendiri, Stadion Olimpico, pada Kamis (15/10/2026) dini hari WIB, menyisakan kekecewaan mendalam, terutama akibat kebobolan tiga gol dalam rentang waktu singkat di menit-menit akhir pertandingan.

Pertandingan yang awalnya berjalan mulus bagi tuan rumah, bahkan sempat unggul 3-1 berkat gol-gol dari Marten de Roon dan Donyell Malen, berubah menjadi mimpi buruk. Keunggulan tersebut bertahan hingga memasuki sepuluh menit terakhir, namun Roma justru kecolongan tiga gol yang nyaris identik dalam tujuh menit. Alhasil, AS Roma harus mengakui keunggulan Real Madrid dengan skor akhir 3-4.

Kekecewaan mendalam terpancar dari para pemain Roma, salah satunya penyerang Matias Soule. Pemain asal Argentina itu secara terbuka menilai ada masalah mendasar pada mentalitas timnya yang menjadi biang keladi kekalahan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa pertandingan tersebut sepenuhnya berada di tangan mereka, namun akhirnya disia-siakan.

“Saya tidak bisa berkata-kata, pertandingannya ada di tangan kami sepenuhnya dan kami menyia-nyiakannya di tiga sepak pojok,” ujar Soule kepada Amazon Prime Video Italia. Ia menambahkan bahwa kejadian ini harus menjadi pelajaran berharga agar tim bisa fokus sepenuhnya selama 90 menit plus waktu tambahan.

Menurut Soule, kebobolan tiga gol yang identik dalam waktu tujuh menit jelas menunjukkan adanya masalah pada mentalitas tim. Meskipun demikian, ia tetap mencoba mengambil sisi positif dari performa tim yang dinilainya sudah bermain sangat bagus dalam waktu yang lama. Kekalahan ini terasa menyakitkan, namun ia menekankan pentingnya untuk mengambil hal positif dan memperbaiki kekurangan.

Dengan hasil ini, AS Roma baru berhasil mengumpulkan satu poin dari dua pertandingan yang telah dilakoni di fase grup Liga Champions musim ini. Paulo Dybala dan kawan-kawan saat ini menempati peringkat terbawah dalam klasemen sementara Liga Champions.