— Lisandro Martinez angkat bicara untuk meluruskan komentar pedas yang ia lontarkan pasca kekalahan Manchester United dari Atletico Madrid. Bek asal Argentina itu menjelaskan bahwa ucapannya tersebut lahir dari rasa marah dan frustrasi.

Manchester United menelan kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid dalam pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions yang berlangsung di Estadio Metropolitano pada Rabu (14/10/2026) dini hari WIB. Hasil ini memperpanjang rentetan performa kurang memuaskan Setan Merah musim ini, yang hanya mampu meraih dua kemenangan dan menderita empat kekalahan dalam sembilan laga di berbagai kompetisi.

Usai kekalahan tersebut, Lisandro Martinez sempat melontarkan kritik yang dinilai pedas kepada petinggi klub. Ia berpendapat bahwa skuad MU tidak mendapatkan dukungan yang memadai di bursa transfer untuk dapat bersaing di kompetisi sekelas Liga Champions.

Komentar ini kemudian menimbulkan polemik, dengan sebagian pihak menilai Martinez tidak menghormati rekan-rekannya dan justru memperkeruh suasana di internal klub.

Namun, berselang 24 jam setelah melontarkan kritik tersebut, Martinez merilis sebuah klarifikasi melalui akun media sosialnya. Tanpa meminta maaf secara eksplisit, ia mengakui bahwa frustrasi atas kekalahan dari Atletico Madrid menjadi pemicu ucapannya, sembari menegaskan keinginannya untuk melihat MU menjadi tim yang lebih kompetitif.

“Setelah pertandingan, saya bicara karena marah dan frustrasi tidak mendapat hasil sesuai yang kami semua inginkan,” tulis Martinez di akun media sosialnya, seperti dikutip dari Sky Sports.

“Mereka yang kenal saya tahu bagaimana saya menjalani sepakbola, dengan gairah, komitmen, dan keinginan besar untuk menang. Dan ketika semua tidak berjalan sesuai harapan, itu menyakitkan, khususnya ketika membela klub dengan sejarah dan reputasi sebesar Manchester United.”

“Kata-kata saya mencerminkan apa yang saya rasakan dan betapa saya ingin melihat klub ini bersaing untuk gelar-gelar terbesar. Standar tinggi itu adalah bagian dari bagaimana saya melihat sepakbola dan tanggung jawab yang menyertai ketika memakai seragam ini,” tambahnya.