— Gelandang Manchester United, Bruno Fernandes, merasa klubnya masih terjebak dalam nostalgia kejayaan masa lalu. Ia menyerukan agar Manchester United segera bangkit dan memulai sebuah siklus baru.

Pernyataan ini dilontarkan Fernandes menyusul kekalahan telak 1-4 dari Como dalam lanjutan Liga Champions 2026/2027 pada Rabu (21/10/2026) malam WIB. Kekalahan tersebut merupakan yang kedua bagi MU dari tiga pertandingan di kompetisi antarklub Eropa itu.

Hasil ini semakin menegaskan tren negatif Manchester United yang belum meraih kemenangan dalam tujuh pertandingan terakhir. Di Liga Inggris, MU hanya mampu mencatatkan satu kemenangan dan terpuruk di peringkat ke-13 klasemen. Mereka juga telah tersingkir dari Carabao Cup.

Kekalahan dari Como terasa sangat mengecewakan, mengingat klub Italia tersebut adalah tim debutan di Liga Champions dan bahkan baru beberapa tahun lalu masih berkompetisi di Serie D.

Namun, Como menjadi bukti bahwa kesuksesan dapat diraih jika seluruh elemen klub memiliki visi dan misi yang jelas. Hal ini berbanding terbalik dengan Manchester United, yang dinilai Fernandes masih kesulitan melepaskan diri dari bayang-bayang kesuksesan era Sir Alex Ferguson, yang menghasilkan 38 trofi.

“Semua orang di klub harus paham bahwa kami tidak lagi seperti dulu; kami tidak sama lagi, dan kami harus menatap masa depan,” ujar Fernandes kepada Sky Italia.

“Kami harus membuat sesuatu yang berbeda saat ini. Klub ini sepertinya terlalu fokus mengenang kejayaan masa lalu, tapi kami tidak seperti itu lagi,” sambungnya.

“Klub dan pemain harus bisa mengatasi ini. Sayangnya, para pemain yang datang ke sini berharap mendapat trofi, kemenangan, dan mencapai level tertinggi, tapi faktanya klub malah kesusahan dalam beberapa tahun terakhir. Situasinya memang begitu.”

Manchester United belum pernah lagi merasakan gelar Liga Inggris sejak terakhir kali juara pada musim 2012/2013. Padahal, klub telah menghabiskan lebih dari 1 miliar poundsterling dan melakukan pergantian manajer berkali-kali dalam upaya mengembalikan kejayaan.