— Michael Carrick menyatakan optimisme untuk membangkitkan Manchester United dari keterpurukan setelah tujuh pertandingan beruntun tanpa kemenangan. Ia meyakini posisinya sebagai pelatih adalah yang paling tepat untuk mengembalikan performa tim.

Manchester United terakhir kali meraih kemenangan saat mengalahkan Sabah 4-0 di Liga Champions pada 10 September. Namun, dalam enam pekan berikutnya, Setan Merah justru menelan empat kekalahan dan meraih tiga hasil imbang di berbagai ajang. Pukulan telak terbaru datang saat mereka digasak Como 1-4 di Liga Champions pada Rabu (21/10/2026).

Hasil buruk tersebut membuat MU kini tercecer di urutan ke-13 klasemen Premier League, turun ke posisi juru kunci (peringkat ke-20) di klasemen Liga Champions, dan telah tersingkir dari Carabao Cup. Situasi ini diperparah dengan munculnya konflik internal akibat rentetan hasil negatif, yang semakin menekan posisi Carrick.

Meskipun demikian, pelatih berusia 45 tahun itu menolak untuk menyerah. Ia bertekad membalikkan keadaan, dimulai dari pertandingan melawan Bournemouth di Old Trafford dalam lanjutan Premier League pada Minggu (25/10) pukul 21.00 WIB.

“Tanggung jawab saya adalah menghadirkan tim di lapangan yang merepresentasikan klub ini, merepresentasikan para pendukung, dan membuat mereka bangga dengan identitas yang kami tunjukkan,” ujar Carrick dalam konferensi pers hari Jumat (23/10), seperti dikutip ESPN.

Carrick menambahkan, “Belakangan ini, dalam beberapa pertandingan, kami sempat melenceng dari hal tersebut. Saya sangat menyadarinya dan tentu saja sedang berupaya untuk memperbaikinya. Menurut saya, penting bagi kami semua untuk menyadari hal ini. Saya sendiri tentu menyadarinya.”

“Kami pernah memilikinya, dan sejujurnya, kami sempat sedikit kehilangan arah, dan kami akan berupaya mendapatkannya kembali-saya sangat yakin kami mampu. Hormatilah klub ini, pahami apa yang diperlukan untuk menjaganya, karena hal itu sangat, sangat penting bagi saya.”

Ketika ditanya apakah seluruh elemen di Manchester United memiliki pandangan yang sama dengannya, Carrick dengan tegas menjawab, “Ya, tentu saja. Ya, 100 persen. Dan jika tidak, maka tempat ini bukan untuk Anda.”

Ia menekankan pentingnya semangat, kesatuan, dan kebersamaan dalam tim. “Semangat itu, kesatuan itu, kebersamaan itu harus ada. Dan itu memang ada, serta akan terus ada. Bagaimanapun, saya akan memastikan hal itu tetap ada. Saya hanya mencari solusi untuk membawa kita melangkah maju, sesederhana itu.”

Carrick juga ditanya mengenai keyakinannya terhadap kemampuannya sendiri untuk memperbaiki situasi tim. “Ya, 100 persen, ya,” tegasnya.