— Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, menyatakan bahwa memenangi Liga Champions bukanlah perkara mudah dan tidak bisa sekadar dibeli dengan kekuatan finansial.

Menurut Chivu, meskipun banyak klub yang telah merasakan manisnya gelar juara Liga Champions, termasuk Real Madrid yang memegang rekor 15 kali juara, ada faktor lain yang lebih krusial selain uang.

Ia mencontohkan klub-klub kaya seperti Manchester City dan Paris Saint-Germain yang membutuhkan waktu lama untuk meraih trofi Si Kuping Besar. Manchester City, misalnya, baru bisa menjuarai kompetisi ini setelah 15 tahun kepemilikannya berganti ke konsorsium Uni Emirat Arab.

Chivu menekankan bahwa tidak ada formula pasti untuk menjadi juara Liga Champions, terutama jika hanya mengandalkan pembelian pemain mahal. “Uang tidak bisa membelikan Anda gelar Liga Champions. Tidak ada pemain atau pelatih yang bisa memberikan jaminan tersebut. Anda harus memiliki keberanian, tetapi kerja keras yang Anda lakukan adalah hal yang paling penting,” ujar Chivu seperti dikutip dari Football Italia.

Inter Milan sendiri telah mengoleksi tiga gelar Liga Champions, dengan gelar terakhir diraih pada musim 2009/2010 usai mengalahkan Bayern Munich 2-0 di final.

Musim ini, Inter Milan memulai kiprahnya di Liga Champions dengan hasil kurang memuaskan setelah takluk 1-2 dari Real Madrid. Menghadapi Club Brugge di Stadio Giuseppe Meazza pada Rabu (14/10/2026) dini hari WIB, Inter Milan dipastikan mengusung misi wajib menang.