— Cristiano Ronaldo menerima sanksi berupa denda ringan dan skorsing dari Federasi Sepakbola Portugal (PFF) setelah meninggalkan kamp pelatihan timnas pada jeda internasional bulan lalu. Denda yang dijatuhkan kepada pemain bintang tersebut dinilai sangat kecil, bahkan lebih rendah dari penghasilan per menitnya.

Dewan Disiplin PFF menjatuhkan sanksi skorsing selama 30 hari dan denda sebesar 255 euro, atau sekitar Rp 5,1 jutaan, kepada Ronaldo. Angka ini terbilang minim jika dibandingkan dengan nilai kontraknya di klub Al Nassr yang dilaporkan mencapai 200 juta euro per tahun atau sekitar Rp 4 triliun.

Dengan estimasi gaji tersebut, Cristiano Ronaldo diperkirakan mendapatkan bayaran sekitar 6,63 euro per detik, dan 398,59 euro per menit. Ini berarti, hanya dalam waktu 38,5 detik bekerja, Ronaldo sudah bisa menutupi denda yang dijatuhkan oleh PFF.

Sanksi ini diberikan menyusul tindakan Ronaldo yang meninggalkan pemusatan latihan timnas Portugal. Ia dikabarkan kesal karena tidak dimainkan oleh pelatih Jorge Jesus dalam pertandingan melawan Norwegia. Keputusan tersebut membuatnya memilih untuk segera meninggalkan skuad Selecao das Quinas yang sedang berkompetisi di UEFA Nations League.

Drama sempat berlanjut ketika Ronaldo mengungkapkan kekecewaannya terhadap Jorge Jesus, merasa dibohongi oleh sang pelatih. Meskipun demikian, pemain yang telah mencetak rekor gol terbanyak untuk Timnas Portugal ini mengakui kesalahannya dan siap menerima konsekuensi atas tindakannya meninggalkan tim.

Mengingat sanksi yang berlaku surut, Cristiano Ronaldo berpotensi kembali memperkuat Timnas Portugal pada jeda internasional bulan depan. Namun, masih menjadi pertanyaan apakah top skor sepanjang masa Portugal ini akan kembali dipanggil ke dalam skuad.