— Cristiano Ronaldo dijatuhi sanksi larangan bermain selama 30 hari dan denda sebesar 255 Euro atau sekitar Rp 5,1 juta. Keputusan ini dikeluarkan oleh Dewan Disiplin Federasi Sepak Bola Portugal terkait tindakannya meninggalkan pemusatan latihan Timnas Portugal pada jeda internasional bulan lalu.

Ronaldo memutuskan meninggalkan skuad Selecao das Quinas setelah mengetahui dirinya tidak akan diturunkan dalam pertandingan melawan Norwegia. Ia memilih untuk pulang sebelum Portugal melakoni laga berikutnya melawan Denmark di UEFA Nations League. Keputusan ini dilaporkan memicu kemarahan besar dari sang pemain terhadap pelatih Jorge Jesus, yang merasa dibohongi.

Media Portugal, A Bola, menyoroti perbedaan sanksi yang diterima Ronaldo dengan kasus serupa yang pernah menimpa Ricardo Carvalho pada tahun 2011. Saat itu, Carvalho juga meninggalkan Timnas Portugal menjelang pertandingan Kualifikasi Euro 2012 melawan Siprus karena tidak masuk dalam daftar starter.

Federasi Sepak Bola Portugal memberikan hukuman berat kepada Carvalho, yaitu larangan bermain selama satu tahun dari Tim Nasional. Sanksi ini bahkan nyaris mencapai 24 bulan, namun kemudian dikurangi menjadi 12 bulan. Selain itu, Carvalho juga kehilangan haknya atas bonus jika Portugal berhasil lolos ke putaran final Euro 2012. Pernyataan resmi PFF saat itu menyatakan, “Mengingat riwayat olahraga sang atlet, Dewan Direksi FPF memutuskan untuk menjatuhkan sanksi berupa penangguhan Ricardo Carvalho selama satu tahun dari Tim Nasional – Clube Portugal, serta pencabutan hak atas hadiah yang akan diberikan jika Tim Nasional lolos ke babak final Euro 2012.”

Carvalho baru kembali dipanggil membela Timnas Portugal tiga tahun kemudian oleh pelatih Fernando Santos, dan turut membantu timnya meraih gelar juara Euro 2016. Sementara itu, potensi sanksi terberat bagi Cristiano Ronaldo awalnya disebut bisa mencapai enam bulan, namun akhirnya diputuskan menjadi satu bulan. Denda yang dijatuhkan pun terbilang ringan jika dibandingkan dengan gaji fantastis yang diterima Ronaldo per tahunnya.