— Bek kiri Real Madrid, Marc Cucurella, mengakui bahwa timnya memulai musim 2026/2027 dengan lambat. Namun, ia meminta agar performa tim tidak dinilai terlalu dini dan menunggu hingga akhir musim.

Real Madrid telah melakukan investasi besar di bursa transfer musim panas, menghabiskan lebih dari 300 juta euro untuk mendatangkan pemain-pemain berkualitas, termasuk Cucurella sendiri. Selain itu, klub juga menunjuk pelatih berpengalaman, Jose Mourinho.

Meskipun demikian, penampilan Madrid di bawah asuhan Mourinho belum menunjukkan performa yang meyakinkan. El Real tercatat telah menderita dua kekalahan dalam tujuh pertandingan awal Liga Spanyol, masing-masing melawan Real Betis dengan skor 0-1 dan Atletico Madrid 1-2.

Akibatnya, Marc Cucurella dan rekan-rekannya tertinggal dari rival abadi mereka, Barcelona, dalam perburuan gelar juara. Barcelona masih memuncaki klasemen dengan catatan sempurna 21 poin, sementara Madrid tertahan di peringkat keempat dengan selisih enam poin.

Situasi ini menimbulkan keraguan apakah Real Madrid mampu menggeser dominasi Barcelona yang telah menguasai LaLiga dalam dua musim terakhir. Menanggapi hal tersebut, Cucurella menegaskan bahwa masih terlalu cepat untuk membuat penilaian.

“Ini semua adalah sebuah proses. Dengan tim nasional, fondasinya sudah ada selama bertahun-tahun, dengan pelatih yang sama pula. Di Madrid, kami baru akan memulai dengan seorang manajer baru dan sekarang terlalu cepat untuk dibicarakan. Beberapa pemain bahkan baru menjalani pramusim sepekan sebelum mulai,” jelasnya dilansir ESPN.

Cucurella menambahkan, “Di awal musim ini memang sejauh ini tidak sesuai dengan harapan kami semua, tapi ini adalah sebuah proses dan kita akan melihat posisi kami di akhir musim nanti.”

Ujian bagi Real Madrid untuk kembali ke jalur kemenangan akan datang setelah jeda internasional. Tim asuhan Mourinho dijadwalkan menjamu Villarreal, yang saat ini menempati peringkat kesembilan klasemen, pada tanggal 9 Oktober.