GridHype.ID — Barcelona diprediksi memiliki keunggulan signifikan atas Real Madrid dalam duel El Clasico lanjutan Liga Spanyol musim 2026/2027. Berdasarkan simulasi 10.000 kali oleh supercomputer Opta, peluang kemenangan tim berjuluk Blaugrana diproyeksikan melebihi 50 persen.
Pertandingan krusial ini akan digelar di Camp Nou pada Minggu, 25 Oktober 2026. Hasil simulasi menunjukkan bahwa Barcelona memiliki probabilitas 26,1% untuk meraih tiga poin, sementara kemungkinan pertandingan berakhir imbang tercatat sebesar 19,5%.
Lamine Yamal Jadi Andalan Barcelona
Salah satu pemain yang menjadi sorotan utama adalah bintang muda Barcelona, Lamine Yamal. Pemain berusia di bawah 20 tahun ini telah menunjukkan performa impresif dengan mencetak delapan gol dalam sembilan pertandingan La Liga musim ini. Catatan ini menjadikannya pemain termuda dengan jumlah gol terbanyak di fase awal musim seperti ini sepanjang abad ke-21.
Performa gemilang Yamal menjadi modal penting bagi Barcelona menghadapi rival abadi mereka. Namun, Real Madrid juga memiliki ancaman serius dalam diri Kylian Mbappe. Penyerang asal Prancis itu tercatat telah mengoleksi 12 gol dalam 10 pertandingan melawan Barcelona di berbagai kompetisi. Di antara para pemain abad ke-21, hanya Cristiano Ronaldo (20 gol) dan Karim Benzema (16 gol) yang memiliki rekor lebih baik dalam membobol gawang Barcelona.
Rekor Kandang Barcelona
Secara historis, Barcelona memiliki rekor kandang yang patut diperhitungkan. Mereka berhasil memenangi dua laga kandang terakhir melawan Real Madrid di La Liga, termasuk kemenangan 2-0 pada Mei lalu yang sekaligus mengunci gelar juara liga. Namun, Barcelona perlu mewaspadai tren jangka panjang. Sepanjang abad ke-21, mereka hanya pernah meraih tiga kemenangan kandang beruntun atas Real Madrid di La Liga ketika dilatih oleh Pep Guardiola pada periode 2008-2010.
Real Madrid sendiri memiliki catatan positif dalam lawatan terakhir mereka ke markas Barcelona. Los Blancos mampu memenangi tiga dari enam kunjungan terakhir di La Liga, meskipun kalah dalam tiga pertandingan lainnya. Jumlah kemenangan ini setara dengan total yang mereka raih dalam 16 lawatan sebelumnya ke Camp Nou, yang mencakup tiga kemenangan, enam hasil imbang, dan tujuh kekalahan.
Jose Mourinho Incar Catatan Istimewa
Pertandingan ini juga menandai kembalinya Jose Mourinho untuk menangani Real Madrid dalam El Clasico setelah 13 tahun absen. Pada periode pertamanya sebagai pelatih Madrid, Mourinho tidak terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir melawan Barcelona di semua kompetisi, dengan catatan tiga kemenangan dan dua hasil imbang.
Kini, Mourinho berpeluang menjadi pelatih ketiga Real Madrid yang mampu melewati enam pertandingan El Clasico secara beruntun tanpa kekalahan. Rekor ini sebelumnya dipegang oleh Miguel Muñoz yang mencatat tujuh kemenangan beruntun (1962-1965) dan Vicente del Bosque yang tidak terkalahkan dalam tujuh pertandingan melawan Barcelona (2001-2003) dengan dua kemenangan dan lima hasil imbang.
Dengan keunggulan prediksi dari Opta, performa menawan Lamine Yamal, serta pengalaman Jose Mourinho menghadapi rival abadinya, El Clasico kali ini diprediksi akan menyajikan pertandingan yang menarik, meskipun supercomputer lebih menjagokan tuan rumah untuk meraih kemenangan.
