— Kiper Emiliano Martinez mengungkapkan bahwa rasa sakit hati pasca-kekalahan Argentina di final Piala Dunia 2026 menjadi pendorong utama kepindahannya ke Chelsea. Keputusan ini diambilnya untuk mendapatkan penyegaran mental setelah pengalaman pahit tersebut.

Martinez, yang membela timnas Argentina, harus menelan pil pahit setelah timnya kalah 0-1 dari Spanyol dalam partai puncak turnamen akbar tersebut. Kegagalan tersebut membuat Albiceleste tidak mampu mempertahankan gelar juara dunia dan meraih trofi keempat mereka.

Sekitar satu bulan setelah kekalahan tersebut, kiper berusia 34 tahun itu memutuskan untuk meninggalkan Aston Villa dan bergabung dengan Chelsea. Kepindahan ini memakan biaya senilai 7,5 juta pound sterling, menyusul ketidakpuasan manajer Xabi Alonso terhadap performa dua kiper utamanya saat itu, Robert Sanchez dan Mike Penders.

Emiliano Martinez mengakui bahwa kekalahan di final Piala Dunia meninggalkan luka mendalam baginya. Ia merasa perlu melakukan perubahan untuk menyegarkan kondisi mentalnya. “Aku membutuhkan waktu untuk memprosesnya: kekalahan di final Piala Dunia sangat menyakitkan. Aku mencoba pindah klub untuk menyegarkan mentalku, dan itu berhasil,” ujar Emi Martinez kepada TyC Sports.

Ia menambahkan, “Aku datang ke sini, dan itu adalah hal terbaik yang kulakukan karena aku merasa berguna, cepat, dan nyaman. Pada akhirnya, aku harus mewakiliki negaraku, keluargaku, dan aku harus melakukan yang terbaik.”

Dengan kepergian Sanchez ke Como, Emiliano Martinez kini didapuk sebagai kiper nomor satu Chelsea. Sejauh ini, ia telah kebobolan 10 gol dalam empat penampilan di Premier League, di mana The Blues meraih satu kemenangan dan dua kekalahan.