— MILAN – Inter Milan kembali merasakan kekalahan di Liga Champions. Pelatih Cristian Chivu mendesak para pemainnya untuk segera bangkit, mengingat masih ada enam laga tersisa di fase grup.

Menjamu Club Brugge di Stadion Giuseppe Meazza pada Rabu (14/10/2026) dini hari WIB, Inter Milan sejatinya memiliki misi untuk meraih poin penuh. Kekalahan 1-2 dari Real Madrid pada laga pembuka jelas ingin segera dilupakan. Club Brugge, yang secara kekuatan dianggap tidak sebanding, justru mampu memberikan kejutan.

Pertandingan yang berlangsung selama 90 menit di lapangan membuktikan bahwa Club Brugge tampil lebih superior. Tim tamu berhasil mengamankan kemenangan dengan skor 4-3, di mana Nicolo Tresoldi menjadi bintang lapangan dengan mencetak hat-trick yang tak mampu dibendung oleh lini pertahanan Inter.

Kekalahan ini membuat Inter Milan tertahan di posisi juru kunci klasemen Liga Champions dengan raihan poin nol. Ini tentu menjadi awal musim yang kurang ideal bagi juara Serie A musim lalu tersebut. Performa ini melanjutkan tren buruk Inter di Liga Champions di bawah asuhan Chivu, dengan hanya mencatat satu kemenangan dan tujuh kekalahan dari delapan pertandingan terakhir.

Melihat masih banyaknya pertandingan yang tersisa, Chivu menekankan pentingnya evaluasi dan perbaikan performa. Ia mengimbau para pemainnya untuk segera berbenah jika masih memiliki ambisi untuk bertahan lebih lama di kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa itu.

“Kami kebobolan dari serangan balik, lalu kami menyamakan skor. Setelah kebobolan gol kedua, kami terlalu banyak meninggalkan ruang. Kami ingin menang tapi malah memberikan mereka ruang terlalu banyak. Anda tidak bisa seperti itu di Liga Champions,” ujar Chivu seperti dikutip dari situs resmi UEFA.

“Kami masih berambisi, ada enam laga tersisa, tapi memang kekalahan itu menyakitkan. Kami harus bekerja keras dan lebih baik lagi,” tambahnya. Inter Milan dijadwalkan akan kembali bermain di kandang pada matchday ketiga melawan Shakhtar Donetsk pekan depan.