GridHype.ID — JAKARTA – Jordan Henderson menunjukkan performa solid dan mulai dipercaya sebagai starter reguler di lini tengah Chelsea. Sang gelandang veteran membuktikan bahwa usianya tidak menghalangi kontribusinya di lapangan.
Dalam tiga penampilan terakhirnya sebagai pemain inti, Henderson turut berkontribusi pada dua kemenangan beruntun Chelsea, dengan satu kekalahan tercatat. Tak hanya menjaga kestabilan lini tengah, ia juga telah mencetak dua gol dan memberikan satu assist.
Performa impresif Henderson terlihat jelas dalam dua laga terakhir melawan Bournemouth dan Everton. Data dari Opta mencatat bahwa pemain berusia 36 tahun itu memiliki catatan daya jelajah tertinggi di antara rekan-rekannya.
Melawan Everton, Henderson mencatatkan jarak tempuh 12,2 kilometer, sementara pada laga sebelumnya melawan Bournemouth, ia menempuh jarak 11,9 kilometer. Angka ini menunjukkan dedikasi dan stamina tinggi yang masih dimiliki Henderson.
“Bermain di Chelsea adalah keistimewaan buat saya. Saya hanya mau menit bermain dan memberikan segalanya di lapangan,” ujar Henderson, mengutip dari Mirror. Ia menambahkan, “Saya bisa bermain dengan para pemain hebat dan penuh talenta. Tim ini akan semakin matang.”
Henderson menyadari adanya perbincangan mengenai keputusannya bergabung dengan Chelsea, namun ia memilih untuk membuktikannya melalui aksi di lapangan. “Orang-orang membicarakan soal keputusan saya gabung ke Chelsea. Saya hanya mau berbicara dengan aksi di lapangan,” tegasnya.
Manajer Chelsea, yang juga merujuk pada peran Henderson di tim, melihatnya tidak hanya sebagai pemain di lapangan tetapi juga sebagai sosok pemimpin dan mentor bagi para pemain muda. “Kami merekrutnya untuk segala peran,” ungkap manajer tersebut. “Dia telah melakukan banyak hal positif, selalu terlibat dalam permainan, dan memberikan solusi bagi rekan-rekannya.”
