GridHype.ID — Manchester – Manchester United tengah dalam performa yang tidak memuaskan di Liga Inggris musim ini, dengan kemenangan terakhir mereka di liga domestik diraih pada Agustus lalu. Situasi klub kini semakin kompleks dengan munculnya laporan mengenai potensi keretakan di jajaran petinggi klub.
Sejauh ini, Manchester United baru mengumpulkan tujuh poin dari tujuh pertandingan Liga Inggris, menempatkan mereka di peringkat ke-13 klasemen. Posisi ini hanya berjarak dua poin dari Fulham yang berada di peringkat ke-18, zona degradasi.
Situasi internal Manchester United dilaporkan sedang tidak kondusif. Sebelumnya, bek Lisandro Martinez sempat melontarkan kritik terhadap petinggi klub terkait minimnya aktivitas belanja pemain, meskipun ia kemudian meminta maaf atas kegaduhan yang ditimbulkan.
Kini, muncul kabar yang mengindikasikan adanya ketegangan di antara petinggi klub, khususnya antara Direktur Olahraga Jason Wilcox dan pemegang saham minoritas yang baru saja mengambil alih kepemilikan klub, Sir Jim Ratcliffe.
Menurut laporan Daily Mail, Sir Jim Ratcliffe dinilai terlalu banyak campur tangan dalam aktivitas transfer pemain, yang seharusnya menjadi domain utama Jason Wilcox. Seorang agen bahkan menggambarkan posisi Wilcox saat ini sebagai ‘posisi yang sangat sulit’. Laporan tersebut juga menyoroti bagaimana para agen dan eksekutif sepak bola memandang peran Wilcox yang seolah minim otoritas.
Salah satu contoh yang disorot adalah kegagalan Manchester United dalam merekrut gelandang Elliot Anderson. Wilcox dilaporkan siap memboyong pemain tersebut dengan nilai transfer mencapai 116 juta Poundsterling atau setara Rp2,7 triliun. Namun, Sir Jim Ratcliffe menolak kesepakatan tersebut.
Akibatnya, Elliot Anderson akhirnya bergabung dengan Manchester City dan menunjukkan performa impresif, menjadi andalan di lini tengah timnya yang selalu meraih kemenangan dalam tujuh laga terakhir. Sebagai gantinya, Sir Jim Ratcliffe memberikan lampu hijau untuk mendatangkan tiga gelandang lain: Baleba, Tielemans, dan Santos. Ketiga pemain ini didatangkan dengan total biaya yang sedikit lebih mahal dibandingkan harga Anderson, namun sejauh ini belum menunjukkan performa yang menjanjikan.
