— JAKARTA – Mikel Arteta telah menandatangani perpanjangan kontrak berdurasi empat tahun bersama Arsenal, yang akan mengikatnya di klub hingga musim panas 2030. Kesepakatan baru ini juga mencakup kenaikan gaji yang signifikan, menempatkannya di jajaran pelatih dengan bayaran tertinggi di kancah sepak bola global.

Setelah berhasil mempersembahkan gelar Piala FA dan Liga Inggris sejak mengambil alih kemudi tim pada tahun 2020, Arteta menyatakan bahwa masih ada satu trofi prestisius yang sangat ingin ia raih bersama The Gunners. Trofi tersebut adalah gelar Liga Champions.

“Saya masih memiliki bekas luka itu,” ujar Arteta merujuk pada kekalahan Arsenal di final Liga Champions musim lalu melawan PSG. Dalam pertandingan tersebut, Arsenal harus mengakui keunggulan lawan melalui adu penalti dengan skor 3-4.

Arteta menegaskan bahwa kekalahan di final tersebut menjadi dorongan dan api motivasi bagi Arsenal. Sepanjang sejarah klub, Arsenal baru dua kali mencapai final Liga Champions, namun belum pernah berhasil keluar sebagai juara.

“Rasa dari luka itu harus tetap ada karena dari situlah kita belajar, dan hal itu kemungkinan besar akan menjadi pendorong semangat yang luar biasa bagi saya dan semua orang,” tutupnya, menekankan pentingnya pelajaran dari kegagalan untuk meraih kesuksesan di masa depan.