GridHype.ID — Pau Cubarsi, bek muda Barcelona dan Timnas Spanyol, mengakui bahwa pemain belakang cenderung kurang mendapat sorotan dibandingkan posisi lainnya dalam dunia sepak bola, terutama terkait penghargaan individu.
Cubarsi, yang baru berusia 19 tahun, telah menunjukkan performa impresif sejak awal musim 2025/2026. Ia menjadi pilar penting di lini pertahanan Barcelona yang berhasil meraih gelar LaLiga, serta menjadi andalan timnas Spanyol yang menjuarai Piala Dunia 2026.
Performa gemilangnya menempatkannya sebagai salah satu kandidat kuat peraih penghargaan Golden Boy 2026, yang ditujukan bagi pemain di bawah 21 tahun. Sejauh ini, baru Matthijs de Ligt yang pernah meraih penghargaan tersebut sebagai seorang bek pada tahun 2018.
Selain Golden Boy, Cubarsi juga masuk dalam daftar 30 nominasi Ballon d’Or 2026. Peluangnya untuk memenangkan penghargaan paling prestisius ini dianggap lebih sulit. Dalam sejarah Ballon d’Or, hanya Fabio Cannavaro yang pernah berhasil meraihnya sebagai bek, itu pun 20 tahun lalu.
“Lebih sulit bagi pemain belakang untuk mendapatkan pengakuan… kami kurang disorot,” ujar Pau Cubarsi kepada Reuters. Ia menambahkan, “Mungkin pekerjaan kami tidak terlalu kentara karena, pada akhirnya, pemain depan mencetak banyak gol, menciptakan assist, memainkan gaya bermain sepakbola yang lebih atraktif, lebih menarik perhatian.”
Meskipun demikian, Cubarsi terus melanjutkan tren positifnya di awal musim 2026/2027. Ia tampil sebagai starter dalam enam pertandingan yang telah dijalani Barcelona, membantu timnya meraih kemenangan sempurna di LaLiga dan Liga Champions.
