— Saint-Denis – Timnas Prancis mengakhiri jeda internasional dengan performa meyakinkan. Menjamu Belgia di Stade de France, Selasa (6/10/2026) dini hari WIB, Prancis sukses membungkam tim tamu dengan skor telak 4-1. Kemenangan ini diraih berkat dua gol dari Michael Olise, serta masing-masing satu gol dari Desire Doue dan Rayan Cherki.

Belgia sempat memberikan perlawanan di babak pertama dan unggul lebih dulu melalui gol Dodi Lukebakio. Namun, Prancis bangkit di babak kedua untuk membalikkan keadaan dan mengamankan tiga poin. Hasil ini menempatkan Prancis di puncak klasemen Grup 1 UEFA Nations League A dengan 10 poin dari empat pertandingan, sementara Belgia tertahan di posisi ketiga dengan enam poin.

Pada pertandingan ini, pelatih Prancis melakukan rotasi besar-besaran dengan 10 perubahan dari susunan pemain sebelumnya. Leny Yoro, bek muda Manchester United, melakoni debutnya di lini belakang berduet dengan Maxence Lacroix. Guillaume Restes juga dipercaya tampil sebagai kiper utama, sementara Andy Diouf mengisi posisi bek kiri. Esteban Lepaul dipercaya menjadi starter di lini depan.

Prancis tampil agresif sejak awal laga, mengandalkan kecepatan Ousmane Dembele dan Bradley Barcola di sektor sayap. Peluang pertama datang pada menit ke-16 melalui Barcola yang mencoba melambungkan bola melewati Marten Vandervoort, namun kiper Belgia itu berhasil menepisnya.

Ironisnya, saat asyik menyerang, gawang Prancis justru kebobolan lebih dulu pada menit ke-35. Romeo Lavia berhasil merebut bola di tengah lapangan dan mengirimkan umpan terobosan kepada Dodi Lukebakio. Penyerang Belgia itu berlari ke kotak penalti dan tanpa ragu melepaskan tembakan keras ke pojok atas gawang Guillaume Restes, membawa Belgia unggul 1-0 hingga jeda babak pertama.

Memasuki babak kedua, Prancis meningkatkan intensitas serangan untuk mencari gol penyama kedudukan. Namun, beberapa upaya mereka masih belum membuahkan hasil lantaran penyelesaian akhir yang kurang tenang. Untuk menambah daya gedor, pelatih memasukkan Michael Olise, Rayan Cherki, dan Lucas De Cunha.

Kolaborasi Cherki dan Olise nyaris berbuah gol, namun sepakan Olise berhasil ditepis oleh Vandervoort. Lima menit berselang, Vandervoort kembali menunjukkan refleks gemilang dengan menggagalkan peluang Cherki yang melepaskan tembakan dari jarak 20 yard.

Gol yang dinanti Prancis akhirnya datang pada menit ke-77. Desire Doue berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Menerima umpan pendek dari Da Cunha di kotak penalti, Doue dengan cerdik mengecoh satu pemain sebelum melepaskan tembakan yang melewati sela kaki lawan dan masuk ke pojok kanan gawang.

Prancis hanya membutuhkan empat menit untuk berbalik unggul 2-1. Michael Olise menunjukkan kelasnya dengan mengelabui Joaquin Seys sebelum memberikan umpan kepada Cherki di sisi kanan kotak penalti. Cherki langsung melepaskan tembakan first time yang tak mampu dijangkau Vandervoort.

Olise kemudian mencatatkan namanya di papan skor untuk kedua kalinya setelah melakukan solo run melewati tiga pemain di sisi kanan. Melakukan umpan satu-dua dengan Doue, bola terakhir dari Doue langsung disambar Olise ke tiang jauh, mengubah skor menjadi 3-1.

Kemenangan Prancis ditutup dengan skor 4-1 berkat gol kedua Olise pada menit ke-91. Menerima kembali umpan dari Doue di kotak penalti, Olise dengan tenang menuntaskannya dengan sepakan jarak dekat.

Susunan pemain kedua tim:

Prancis: Guillaume Restes; Jules Kounde, Leny Yoro, Maxence Lacroix, Andy Diouf; Maghnes Akliouche, Manu Kone, Eduardo Camavinga; Ousmane Dembele, Esteban Lepaul; Bradley Barcola.

Belgia: Marten Vandevoordt; Timothy Castagne, Nathan Ngoy, Brandon Mechele, Joaquin Seys; Nicolas Raskin, Romeo Lavia, Hans Vanaken; Dodi Lukebakio, Romelu Lukaku, Diego Moreira.